UMKM Jadi Pilar Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berau, Sri Juniarsih Ajak Masyarakat Inovatif

oleh -700 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di stand UMKM. foto Helda Mildiana Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam menopang pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Pernyataan ini ia sampaikan saat memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun 2025 di Gedung Graha Pemuda, Jumat (1/8/2025). Dalam sambutannya, Sri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya alam dan potensi lokal guna memperkuat sektor UMKM.

“Kabupaten Berau punya destinasi wisata unggulan yang dikenal luas, namun kemajuannya tidak akan maksimal tanpa dukungan dari UMKM yang kuat, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurut Sri, keberadaan UMKM tidak hanya menunjang sektor pariwisata, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, OPD terkait, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendorong produk lokal semakin dikenal luas.

“Produk-produk kita yang dihasilkan di kampung-kampung tidak kalah bagus. Batik dan tenun Berau sudah bisa bersaing dengan batik dari Jawa,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas kemasan atau packaging dalam menunjang pemasaran produk lokal. Menurutnya, rasa yang enak harus didukung oleh kemasan yang menarik agar memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar.

“Kalau rasa sudah menjamin tapi kemasannya tidak menarik, produk kita bisa kalah bersaing. Maka semua harus ditingkatkan secara profesional, dari rasa hingga tampilan,” pesannya.

Untuk mempercepat pengembangan UMKM, Sri mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperdag) agar terus berkoordinasi lintas OPD dalam pembinaan dan pendampingan pelaku UMKM, khususnya dalam pengembangan komoditas lokal.

Ia pun mengajak masyarakat untuk belajar dari daerah lain yang telah lebih dulu sukses, meski dengan sumber daya yang terbatas.

“Kita bisa terapkan prinsip amati, tiru, dan modifikasi (ATM). Potensi kita jauh lebih besar, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” kata Sri.

Penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN), lanjutnya, juga membuka peluang strategis bagi Berau untuk memasarkan produk UMKM lokal ke sektor industri pariwisata yang lebih luas.

“UMKM harus terus kita dorong agar berkembang dan berinovasi. Ini momentum kita untuk memperkuat identitas ekonomi daerah dan memperluas jangkauan pasar,” tutupnya.

(adv/pem25/ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.