AirAsia Mendarat di Berau, Ferdinan Nurdin: Momentum Perkenalkan Pariwisata ke Dunia

oleh -551 views
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan. Nurdin.foto Toni Arman

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Maskapai AirAsia resmi membuka rute baru Surabaya–Balikpapan–Berau melalui Bandar Udara Kalimarau. Kehadiran maskapai berbiaya rendah (LCC) ini diharapkan menjadi titik balik promosi pariwisata Berau ke tingkat internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, mengungkapkan kehadiran AirAsia bukanlah hal instan. Sejak menjabat Kepala BLU UPBU Kalimarau pada Juli 2024, ia sudah melakukan audiensi dengan manajemen AirAsia di Jakarta. Namun, langkah itu baru membuahkan hasil setelah Bupati Berau mengirimkan surat resmi pada Maret 2025.

“Butuh hampir 15 bulan sejak audiensi pertama, dan sekitar tujuh bulan setelah surat ibu bupati agar AirAsia mau membuka penerbangan ke Berau,” jelas Ferdinan, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, masuknya AirAsia membuka peluang besar bagi wisatawan mancanegara untuk mengenal pesona bahari, hutan, dan budaya Berau. “Potensi Berau sangat besar. Jika dipromosikan secara terstruktur, sistematis, dan masif, AirAsia bisa menjadi pintu masuk wisatawan asing,” ujarnya.

Ia menegaskan keberhasilan mendatangkan maskapai tidak boleh berhenti di tahap awal. Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, hingga insan pers sangat dibutuhkan untuk memastikan keberlangsungan operasional AirAsia di Berau.

“Keselamatan penerbangan adalah yang utama. Tidak boleh ada aktivitas berbahaya dalam radius 15 kilometer dari bandara, seperti layang-layang, drone, laser, maupun balon udara,” tegas Ferdinan. Ia mendesak Pemda segera mengeluarkan aturan atau edaran resmi untuk mengendalikan aktivitas tersebut.

Lebih jauh, Ferdinan juga menyinggung peluang lain yang bisa memperkuat penerbangan di Berau, seperti pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI), operasional Pabrik Kertas Kiani, serta pengelolaan minyak di Birang. Semua faktor itu diyakini akan meningkatkan mobilitas orang dan barang melalui Bandara Kalimarau.

“Semakin banyak maskapai yang masuk, semakin besar pula peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Berau. Ini bukan hanya tugas bandara atau pemerintah, tapi tugas kita semua,” pungkasnya.

(ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.