Dari Limbah Menjadi Rupiah: Diskoperindag Berau Ubah Tempurung Kelapa Maratua Jadi Suvenir Bernilai Jual Tinggi

oleh -260 views
Kadis Koperindag bersama Rita Noratni dan Camat Maratua pada pembukaan pelatihan limbah kelapa di Pulau Maratua baru baru ini. foto Helda Mildiana Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menunjukkan konsistensi dalam program pembinaan masyarakat. Terkini, di bulan Oktober 2025 pembinaan diarahkan ke pulau terluar, yakni Pulau Maratua, dengan tujuan khusus menciptakan wirausaha baru berbasis kerajinan lokal.

Program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan strategi ekonomi untuk mengubah limbah yang melimpah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan melalui Kabid Perindustrian Diskoperindag Berau, Rita Noratni , menjelaskan bahwa pelatihan ini fokus pada pengembangan keterampilan dengan memanfaatkan limbah kelapa, baik tempurung maupun kayu kelapa, untuk diolah menjadi produk kerajinan.

Rita Noratni menyebutkan bahwa program ini bertujuan ganda, yaitu melestarikan tradisi kerajinan lokal sekaligus mendorong inovasi produk. Empat tujuan utama yang ingin dicapai Diskoperindag adalah:

Mengembangkan Keterampilan: Melatih warga mengolah limbah kelapa menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.
Melestarikan Tradisi: Mengembangkan dan melestarikan tradisi kerajinan yang menggunakan bahan alam.
Mendorong Inovasi: Mendorong peserta berkreasi untuk menciptakan produk kerajinan unik dari limbah kelapa.
Menjangkau Pasar Wisata: Produk kerajinan ini diharapkan dapat menjadi suvenir atau oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Maratua, pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Berau.

PELATIHAN limbah kelapa di Pendopo Maratua. foto Helda Mildiana Dimensinews.id

Menciptakan Wirausaha Baru dan Standar Kualitas

Program pembinaan ini menyasar dua kelompok utama: Industri Kecil Menengah (IKM) yang ingin meningkatkan kualitas dan variasi produknya, serta pengrajin yang sudah memiliki dasar keterampilan namun belum mahir dalam mengolah limbah kelapa.

Hasil yang diharapkan dari program ini sangat ambisius:

Lahirnya Wirausaha Baru: Peserta pelatihan diharapkan tumbuh menjadi wirausaha mandiri dan memiliki peluang untuk membuka usaha sendiri atau bekerjasama di bidang kerajinan limbah kelapa.

Peningkatan Kualitas Produk: Produk yang dihasilkan harus berkualitas, memiliki nilai estetika, dan bervariasi, sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Standar Pasar: Produk kerajinan mampu memenuhi standar yang berlaku agar berdaya saing, khususnya di pasar suvenir pariwisata.

Melalui konsistensi pembinaan di wilayah pesisir dan terluar seperti Maratua, Diskoperindag Berau berupaya mewujudkan masyarakat yang produktif dan berdikari, sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.