AGRINEX Expo 2025 Resmi Dibuka, Disbun Kaltim Tampilkan Produk Unggulan Perkebunan

oleh -121 views

JAKARTA, DIMENSINEWS – AGRINEX Expo 2025 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO) dan menjadi ajang yang mempertemukan pelaku usaha, akademisi, pemerintah, serta masyarakat yang berkomitmen mendorong kemandirian pangan dan penguatan sektor agribisnis nasional. Pameran yang berlangsung pada 6–8 November 2025 itu menampilkan berbagai inovasi teknologi pertanian, hasil riset, hingga produk unggulan daerah dari seluruh Indonesia.

Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, Sekretaris Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Yulia Astuti, serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, yang meresmikan pameran.

Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung disuguhi berbagai kegiatan menarik seperti talkshow tematik, demo memasak produk agribisnis, dan diskusi interaktif yang mempertemukan beragam pemikiran antara pemerintah, pelaku industri, dan kalangan akademisi. Konsep edukatif dan kolaboratif yang diusung pameran ini menjadikannya ruang penting bagi pengembangan jejaring usaha sekaligus mendorong daya saing sektor pertanian Indonesia di pasar global.

Partisipasi Dinas Perkebunan Kalimantan Timur melalui Toko Kebun Kaltim menjadi sorotan dalam pameran tersebut. Beragam produk olahan perkebunan unggulan seperti kopi, kakao, kelapa, dan lada ditampilkan dengan kemasan modern dan konsep ramah lingkungan. Kehadiran paviliun ini sekaligus menjadi langkah strategis Disbun Kaltim dalam memperluas pemasaran dan memperkuat branding komoditas daerah di tingkat nasional hingga internasional.

Upaya memperkuat pemasaran digital juga mengemuka dalam sesi talkshow pada hari kedua pameran. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Kaltim, Taufiq Kurrahman, menjadi pemateri dalam diskusi bertema “Strategi Pemasaran Digital Produk Perkebunan Daerah.” Ia menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai pendorong daya saing UMKM perkebunan.

“Melalui platform Toko Kebun Kaltim, kami ingin memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM perkebunan untuk menembus pasar nasional dan global. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar produk kita tidak hanya dikenal, tetapi juga berdaya jual tinggi,” ujarnya.

Taufiq juga menyampaikan bahwa peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, serta penguatan kanal pemasaran daring akan menjadi fokus Disbun Kaltim dalam memperkuat ekonomi berbasis perkebunan rakyat.

Puncak AGRINEX 2025 ditutup oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, pada Sabtu, 8 November 2025. Dalam kunjungannya ke stan Disbun Kaltim, Rachmat memberikan apresiasi terhadap komitmen provinsi tersebut dalam mendorong agribisnis berbasis digital dan pengembangan produk lokal.

Sebagai bagian dari penutupan, jajaran Disbun Kaltim menyerahkan cinderamata kepada pihak penyelenggara sebagai simbol kerja sama dan dukungan terhadap pengembangan agribisnis berkelanjutan. Menutup keikutsertaan Disbun Kaltim, Taufiq Kurrahman berharap Agrinex dapat terus menjadi wadah strategis bagi daerah dalam memasarkan produk, memperluas jejaring, dan memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan ekonomi hijau.

“Kami berharap Agrinex tidak hanya menjadi tempat pameran, tetapi juga ruang bagi daerah untuk berjejaring, berinovasi, dan memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan ekonomi hijau,” ungkapnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.