Disbun Kaltim Satukan Arah Pembangunan Perkebunan Rakyat dan Jalan Usaha Tani se-Kaltim

oleh -132 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) kembali mendorong penguatan arah pembangunan sektor perkebunan melalui Pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi Pembangunan Kawasan Perkebunan Rakyat dan Jalan Usaha Tani se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung di UPTD Balai Pelatihan Penyuluh SDM Pertanian (BPPSDMP), Rabu (12/11/2025), dan menjadi ruang strategis untuk menyamakan pandangan lintas daerah terkait pengembangan kawasan perkebunan rakyat yang produktif dan berkelanjutan.

Pertemuan dibuka Plt Kepala Disbun Kaltim yang diwakili Plt Kepala Bidang Pengembangan Komoditi, Asmirilda. Ia menegaskan bahwa pembangunan perkebunan di Kaltim harus selalu berpijak pada prinsip keberlanjutan. “Mungkin tidak asing lagi pembangunan perkebunan di Kaltim, namun yang penting bagaimana kita tetap mengacu pada prinsip keberlanjutan. Melalui pertemuan ini, mari kita kuatkan koordinasi dan sinkronisasi pembangunan kawasan perkebunan dan jalan usaha tani,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Asmirilda membeberkan kondisi terkini sektor perkebunan berdasarkan data statistik 2023. Dari total 3,2 juta hektare kawasan perkebunan yang telah masuk dalam RTRW, sebanyak 1,6 juta hektare sudah tertanami dan 90,5 persen di antaranya merupakan kelapa sawit. Ia menekankan perlunya mendorong pengembangan lima komoditas perkebunan unggulan lain agar pembangunan tidak bergantung pada satu jenis tanaman. “Dominasi kelapa sawit memang sangat besar, tetapi kita juga harus mendorong pengembangan lima komoditas unggulan lainnya agar pembangunan perkebunan di Kaltim tidak bertumpu pada satu komoditas saja,” tambahnya.

Asmirilda juga menekankan pentingnya penyusunan database pembangunan kawasan perkebunan rakyat dan jalan usaha tani yang akurat dan terintegrasi di seluruh kabupaten/kota.

“Kami berharap peserta dapat berkontribusi penuh untuk mensinkronkan dan mengoordinasikan rencana pembangunan kawasan perkebunan, serta memperkuat sarana prasarana penunjangnya, terutama jalan usaha tani yang menjadi urat nadi distribusi hasil perkebunan rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti 49 peserta dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Disbun kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta UPTD teknis. Mereka terbagi dalam dua kelas diskusi untuk membahas arah kebijakan dan strategi sinkronisasi pembangunan perkebunan rakyat di masing-masing wilayah.

Melalui forum koordinatif ini, Disbun Kaltim berharap dapat terbangun sinergi nyata antar daerah, khususnya dalam perencanaan, pendataan, dan pelaksanaan pembangunan jalan usaha tani yang lebih efektif demi meningkatkan kesejahteraan petani perkebunan di Kalimantan Timur.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.