Festival Gambus 2025: Disbudpar Berau Ajak Generasi Y & Z Jaga Warisan Seni Penuh Nilai Religius

oleh -462 views
PEMBUKAAN Festival gambus di panggung budaya tepian Segah, Jumat malam (14/11/2025) foto Helda Mildiana Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pembukaan Festival Gambus 2025 di Panggung Budaya Tepian Segah, Jumat malam (14/11/2025), turut diisi dengan sambutan resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau. Mewakili Kepala Disbudpar Ilyas Natsir, Kepala Bidang Bina Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nurjatiah, menegaskan peran festival sebagai benteng pelestarian budaya daerah.

Nurjatiah menjelaskan bahwa Festival Gambus tahun ini digelar untuk terus menghidupkan dan melestarikan kesenian yang ada di Kabupaten Berau.

Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Identitas Budaya

Nurjatiah menekankan bahwa gelaran musik ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar adu kemampuan.

“Festival musik gambus ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga bentuk pelestarian dan pengembangan warisan seni budaya daerah yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat kita,” papar Nurjatiah.

Ia menggarisbawahi identitas budaya yang terkandung dalam musik gambus. Menurutnya, musik ini merupakan bagian dari identitas lokal yang sarat dengan nilai religius, harmoni, dan kebersamaan.

Tantangan Generasi Muda: Adaptasi Tanpa Kehilangan Nilai Luhur

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Berau berharap dapat menjaring minat generasi muda. Nurjatiah secara spesifik menargetkan Generasi Y dan Generasi Z untuk semakin mencintai seni tradisional dan menjadikannya sumber inspirasi dalam berkarya.

“Sehingga musik gambus tidak hanya lestari, tetapi juga dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang dikandungnya,” tambahnya. Harapan ini ditujukan agar pelaku seni gambus tidak hanya didominasi kalangan senior, tetapi juga kaum muda.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia, juri, sponsor, dan pendukung kegiatan.

“Semoga kerja keras dan kebersamaan kita semua membawa manfaat besar bagi kemajuan seni budaya di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta lomba, Nurjatiah berpesan agar mereka menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan. “Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir, yang terpenting adalah kontribusi kita dalam menjaga keberlangsungan budaya yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.