Kaltim Bidik Pasar Wisata Kazakhstan, Tawarkan Paket Eco-Tourism dan Rute Bali–Kaltim–Jakarta

oleh -144 views
Restiawan Baihaqi

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai membidik pasar wisata baru dari Kazakhstan, negara yang tidak memiliki laut, hutan, maupun danau, sehingga sangat tertarik pada destinasi berbasis alam. Kaltim melihat peluang besar untuk menawarkan paket eco-tourism sebagai daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara dari wilayah Asia Tengah tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaqi, mengungkapkan bahwa awal Desember pihaknya akan menggelar pertemuan daring dengan perwakilan wisata Kazakhstan untuk membahas pola kerja sama yang memungkinkan Kaltim masuk dalam rute perjalanan mereka.

“Wisatawan Kazakhstan sekarang banyaknya ke Bali. Kita ingin menarik mereka untuk menambah masa tinggal 2–3 hari di Kaltim,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Skema yang disiapkan adalah rute Bali–Kaltim–Jakarta sebelum wisatawan kembali ke negara asal. Dengan demikian, Kaltim dapat memanfaatkan kunjungan wisatawan yang sudah berada di Indonesia untuk memperluas pasar tanpa harus membuka jalur penerbangan langsung.

“Kita tarik wisatawan yang sudah di Bali untuk masuk ke Kaltim. Harga pesawat sekarang juga sudah lebih terjangkau. Paketnya juga sudah disiapkan teman-teman agen travel,” kata Baihaqi.

Karena wisatawan Kazakhstan dikenal sangat menyukai panorama alam, Dispar Kaltim menyiapkan paket wisata yang berfokus pada eco-tourism. Destinasi yang ditawarkan meliputi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Gua Tapak, wisata alam sekitar IKN, budaya Dayak di Pampang, hingga sejumlah titik wisata unggulan di Kutai Kartanegara.

“Kalau waktunya banyak, kita tarik lebih jauh lagi. Semua ada paketnya,” tambah Baihaqi.

Peluang kerja sama ini sejalan dengan Jospol poin 5 yang menekankan pengembangan pariwisata berbasis alam dan desa. Restiawan menilai kekuatan utama Kaltim terletak pada hutan, budaya lokal, dan kawasan pesisir yang masih alami sehingga menawarkan pengalaman otentik bagi wisatawan asing.

Selain itu, langkah ini juga mendukung Jospol poin 9 terkait kemudahan kerja sama internasional. Restiawan optimistis pasar Kazakhstan dapat menjadi penopang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata Kaltim.

“Yang penting kita siap menarik mereka ke sini. Saya optimis ini bisa berjalan,” tutupnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.