Pemprov Kaltim Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Turunkan Pengangguran dan Siapkan Generasi Emas 2029

oleh -159 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus memacu peningkatan kualitas tenaga kerja sebagai strategi menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di daerah. Upaya ini menunjukkan hasil positif, terlihat dari data Kaltim Dalam Angka yang mencatat TPT Agustus 2025 turun menjadi 5,18 persen dari sebelumnya 5,33 persen pada Februari 2025.

Penurunan tersebut menjadi dorongan bagi Pemprov Kaltim untuk memperkuat pencapaian Visi Pembangunan 2025–2029 “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” khususnya pada misi pengembangan SDM unggul dan sejahtera. Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi, menegaskan bahwa pelatihan kerja berbasis kompetensi menjadi salah satu program strategis untuk mencapai target tersebut.

“Salah satu program strategis Disnakertrans Kaltim untuk mencapai visi tersebut adalah Pelaksanaan Latihan Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi melalui Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Dalam Negeri,” jelas Rozani, Rabu (19/11/2025).

Program ini disusun untuk menyiapkan pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri. Menurut Rozani, pelatihan vokasi melahirkan lulusan yang siap kerja bahkan memiliki potensi membuka usaha sendiri, sementara pemagangan memberi pengalaman langsung di perusahaan dengan pendampingan tenaga profesional.

Adapun pelaksanaan pelatihan tahun 2025 dibagi dalam dua tahap: pelatihan vokasi satu bulan di 14 lembaga pelatihan kerja swasta, dilanjutkan pemagangan tiga bulan di perusahaan mitra. Setiap peserta memperoleh pengakuan kualifikasi dari lembaga pelatihan maupun tempat magang.

“Tahun ini total 352 peserta dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam Paser Utara, dan Paser mengikuti program tersebut. Mereka menjalani pelatihan dan magang di 117 perusahaan dengan beragam bidang, mulai dari Desain Grafis, General Office, Housekeeping, Barista, Pewarnaan Rambut, Pemangkasan Rambut Pria, hingga Make Up Artist,” tutup Rozani.

Program ini diharapkan mampu memperluas akses kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, dan mendorong terciptanya tenaga kerja profesional yang siap bersaing sesuai kebutuhan industri masa kini.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.