Dinkes Kaltim Pastikan CKG Sekolah Berjalan Maksimal Sejak Awal Ajaran Baru

oleh -227 views
Jaya Mualimin

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan implementasi program Cek Kesehatan Komprehensif (CKG) telah merata ke seluruh sekolah. Program untuk deteksi dini masalah gizi dan anemia pada remaja ini dilaksanakan di awal tahun ajaran baru.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, membenarkan jangkauan masif program ini ke institusi pendidikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah pada kesehatan generasi muda.

“Sejauh ini CKG sejauh ini sudah mencakup ke sekolah-sekolah,” ujar Jaya saat diwawancarai awak media di Samarinda, Selasa (18/11/2025).

CKG ini menjangkau semua jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Pelaksanaan pemeriksaan ini umumnya dimulai pada awal tahun ajaran baru, sekitar bulan Juli atau Agustus.

Program CKG dirancang secara komprehensif. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada data kesehatan standar, tetapi juga mendalami potensi risiko penyakit. Pemeriksaan yang dijalankan mencakup aspek skrining anemia dan riwayat kelainan bawaan.

“Karena programnya kan bukan hanya pemeriksaan ambil darahnya untuk cek kadar hemoglobinnya, kadar darah merahnya. Tapi juga ada checklist-checklistnya, misalnya untuk hemofili, apakah orang tua ada kelainan darah, dan sebagainya,” jelas Jaya.

Salah satu fokus utamanya adalah pengukuran lingkar lengan kiri pada remaja putri. Pemeriksaan ini merupakan skrining sederhana namun efektif untuk mendeteksi Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang berisiko menyebabkan stunting pada keturunan di masa depan.

Pelaksanaan di lapangan merupakan hasil kemitraan antara Dinkes dan Puskesmas di wilayah masing-masing, dengan Puskesmas bertugas memberikan laporan harian. Program ini dilaksanakan secara langsung di lingkungan sekolah agar efisien dan dapat menjangkau seluruh siswa.

Pihak sekolah juga dilibatkan. Guru-guru telah dilatih untuk melakukan checklist awal dan beberapa pengukuran fisik dasar, yang membantu mempercepat proses skrining sebelum tim kesehatan Puskesmas turun tangan.

Pemerintah Kaltim menegaskan, dengan cakupan penuh ini, kesehatan preventif bagi anak sekolah sudah tercapai maksimal.

“Seluruh sekolah sudah kita cover. Dari semua sekolah, dari mulai SD, MTS, Madrasah, sampai ke SMA,” tutupnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.