Kesbangpol Kaltim Dorong Partisipasi Politik Penyandang Disabilitas Lewat Sosialisasi Demokrasi Inklusif

oleh -281 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kembali memperluas ruang pendidikan politik bagi kelompok rentan. Melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Penyandang Disabilitas yang dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai lembaga dan organisasi disabilitas, pemerintah menegaskan komitmen untuk memastikan kesetaraan partisipasi dalam demokrasi.

Acara tersebut difokuskan pada penguatan pemahaman politik sekaligus membuka akses yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas agar dapat berperan aktif dalam proses pembangunan. Dalam sambutannya, Sekretaris Kesbangpol Kaltim, A. Firdaus, menekankan bahwa penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang perlu dikasihani, melainkan warga negara yang memiliki hak politik penuh sebagaimana masyarakat lainnya.

“Teman-teman penyandang disabilitas bukan objek pembangunan. Mereka adalah subjek demokrasi yang punya hak melakukan pengawasan bahkan menjadi agen perubahan,” jelas Firdaus.

Ia menambahkan bahwa prinsip kesetaraan tidak cukup hanya menjadi wacana. Hal itu harus diimplementasikan melalui aksesibilitas informasi, salah satunya dengan penyediaan juru bahasa isyarat pada setiap kegiatan resmi agar komunikasi dan partisipasi tetap terbuka bagi seluruh kelompok.

Firdaus juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, mulai dari capaian HAM hingga akses pelayanan publik. Oleh karena itu, ia berharap sosialisasi ini dapat memperluas kapasitas peserta, memperkuat kepercayaan diri, dan membuka ruang gerak lebih besar bagi penyandang disabilitas dalam kehidupan politik sehari-hari.

Sesi diskusi turut menghadirkan akademisi dari Fakultas Hukum serta Ketua DPD Penyandang Disabilitas Kaltim. Kehadiran keduanya memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai hak, kewajiban, serta peluang partisipasi penyandang disabilitas dalam sistem demokrasi Indonesia. Dengan pendekatan ini, Kesbangpol Kaltim berharap tumbuhnya ekosistem politik yang inklusif, adil, dan setara bagi semua warga negara.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.