Disbun Kaltim Dorong Penguatan Kelembagaan Petani Melalui Pelatihan Manajemen Berbasis Korporasi

oleh -231 views

TANAH PASER, DIMENSINEWS – Upaya memperkuat kelembagaan petani kembali dipacu Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perkebunan yang berlangsung dua hari di UPTD BPPSDMP, 24–25 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi 31 peserta dari Gapoktan, KUD, dan kelembagaan petani di Kecamatan Long Ikis dan Kuaro, Kabupaten Paser, untuk memperkuat manajemen organisasi menuju model korporasi dan kemitraan yang lebih modern.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, Oni Apriyanto—Tenaga Ahli ESQ dan Sustainability Agribusiness—serta Dwi Aryani Suryaningrum, Tenaga Ahli Pengembangan Bisnis. Keduanya menyajikan materi penguatan struktur organisasi petani, strategi adaptif dalam menghadapi dinamika industri perkebunan, serta peluang pengembangan usaha kolektif berbasis korporasi. Melalui penyampaian interaktif, peserta diajak memahami betapa pentingnya manajemen kelembagaan yang solid untuk meningkatkan daya tawar dan membuka ruang usaha bersama.

Penyuluh Pertanian Ahli Muda Disbun Kaltim, Dessy Susanti, menjelaskan bahwa pelatihan ini disusun untuk memperluas wawasan penyuluh dan meningkatkan kemampuan dalam pendampingan menggunakan metode SKE-MK. “Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong perubahan sikap, perilaku, dan pola pikir penyuluh dalam kegiatan pendampingan berbasis korporasi. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan petani serta menyatukan visi dan misi kelembagaan sawit di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Dessy menekankan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan petani menjadi kunci dalam mengelola kebun secara produktif dan sesuai kebutuhan pasar. Adapun peserta pelatihan berasal dari penyelenggara penyuluhan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, penyuluh lapangan, serta pelaku usaha pertanian seperti Poktan, Gapoktan, KUD, dan koperasi sawit berbasis korporasi di Kabupaten Paser.

Pelatihan ini dinilai memberikan dampak strategis, mulai dari meningkatkan efektivitas pendampingan petani hingga mempercepat penyamaan persepsi dalam pengembangan budidaya perkebunan. Selain itu, penguatan kelembagaan berorientasi agribisnis diyakini dapat mendukung peningkatan mutu dan produktivitas komoditas perkebunan rakyat.

Menutup kegiatan, Penyuluh Pertanian Ahli Muda Disbun Kaltim, Muhammad Fahrozi, berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan dan menyebarluaskan materi yang diperoleh kepada petani di Kuaro dan Long Ikis. “Tujuan kami dari kegiatan korporasi petani ini tentu untuk kesejahteraan petani. Kami berupaya bagaimana supaya petani memiliki kelembagaan yang kuat sehingga memiliki nilai tawar dalam menjual hasil kebunnya. Syukur-syukur nanti teman-teman di Kabupaten Paser dapat menumbuhkan kelembagaan korporasi petani hingga ke tingkat industri,” jelasnya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, Disbun Kaltim optimistis kelembagaan petani di Paser akan semakin solid, adaptif, dan siap bertransformasi menuju model usaha perkebunan modern yang berkelanjutan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.