Dari KLA Madya Menuju Nindya, Sinergi Kunci Ciptakan Lingkungan Aman Anak

oleh -1,622 views
PEMBUKAAN Bimtek Konvensi Hak Anak yang digelar oleh DPPKBP3A Kabupaten Berau pada Kamis (27/11/2025). foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kini mematok target ambisius, yakni meningkatkan status dari Kabupaten Layak Anak (KLA) Madya menjadi KLA Nindya. Pemkab mendorong penguatan sinergi seluruh stakeholder untuk menjamin hak dan perlindungan anak sebagai kunci utama pencapaian target tersebut.

Dorongan ini disampaikan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak yang digelar oleh DPPKBP3A Kabupaten Berau pada Kamis (27/11/2025).

Diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM, Jaka Siswanta, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengapresiasi keberhasilan daerah yang telah keluar dari predikat Pratama selama tujuh tahun dan berhasil naik ke status KLA Madya.

“Peningkatan status ini tentunya menunjukkan upaya Kabupaten Berau dalam memenuhi hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak,” ujar Jaka Siswanta.

Ajakan Bersatu Wujudkan KLA Nindya

Jaka Siswanta menyatakan optimisme tinggi bahwa status Madya dapat ditingkatkan lagi. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu padu dan memastikan hak serta perlindungan anak terpenuhi.

“Saya optimis, dengan sinergitas yang terbangun di antara kita, Kabupaten Berau akan benar-benar menjadi kabupaten yang layak bagi semua anak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bimtek ini merupakan bagian dari upaya yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, yakni memastikan jaminan perlindungan anak dari tindak kekerasan.
Perlindungan Anak Adalah Prioritas
Jaka menekankan bahwa perhatian besar Pemkab Berau terhadap perlindungan anak diterapkan melalui berbagai kebijakan, termasuk:
• Penerapan Peraturan Bupati Berau Nomor 81 Tahun 2019.
• Pembentukan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) melalui Keputusan Bupati Berau Nomor 431 Tahun 2021.

“Anak-anak kita adalah generasi yang kelak diharapkan mampu mengelola potensi kekayaan Kabupaten Berau. Sudah semestinya kita harus memastikan anak-anak Berau aman dari tindak kekerasan,” imbuhnya.

Ia menutup dengan ajakan, “Kami terus merangsang kepedulian dan partisipasi seluruh komponen masyarakat Kabupaten Berau dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak untuk mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” pungkasnya, sembari menekankan komitmen bersama untuk menunaikan hak-hak anak.

(adv/pem25*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.