Disbun Kaltim dan Universitas Mulawarman Gelar Pelatihan Kultur Jaringan untuk Percepatan Penyediaan Bibit Unggul

oleh -185 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Upaya mempercepat ketersediaan bibit unggul di sektor perkebunan dan kehutanan kembali diperkuat melalui kolaborasi antara UPTD Pengembangan Perlindungan Tanaman Perkebunan (P2TP) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur dan UPA SDHHTL/Pusrehut Universitas Mulawarman. Kedua lembaga menggelar Pelatihan Kultur Jaringan dan Aklimatisasi selama dua hari, 24–25 November 2025, sebagai bentuk peningkatan kapasitas teknis sumber daya manusia.

Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan aplikatif, memadukan teori dan praktik laboratorium untuk menjawab kebutuhan teknologi kultur jaringan (in vitro)—metode modern perbanyakan tanaman yang menghasilkan bibit seragam, sehat, dan bebas patogen. Teknik ini menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan produktivitas serta adaptasi terhadap perubahan iklim di sektor perkebunan Kaltim.

Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di laboratorium kultur jaringan UPA SDHHTL/Pusrehut Universitas Mulawarman. Narasumber Ahmad Syariefudin memaparkan pengantar kultur jaringan, prosedur sterilisasi, formulasi media, hingga teknik inisiasi dan pemeliharaan eksplan. Peserta juga menjalani praktik langsung pembuatan media dan teknik perbanyakan tanaman.

“Setiap tahap, mulai dari sterilisasi hingga pemeliharaan eksplan, menentukan kualitas bibit yang dihasilkan. Tujuan kita adalah menciptakan bibit yang kuat, cepat tumbuh, dan bebas penyakit,” ujar Ahmad.

Memasuki hari kedua, peserta melanjutkan pelatihan di UPTD P2TP Disbun Kaltim dengan fokus pada tahapan aklimatisasi. Narasumber Siti Hadizah dari UPTD P2TP dan Muktirianur dari UPTD PBP menjelaskan proses pemindahan plantlet ke kondisi lingkungan nyata, termasuk pengaturan kelembapan, pencahayaan, media tanam, serta teknik mengurangi stres tanaman.

“Tanaman yang berhasil dikultur belum tentu berhasil di lapangan. Aklimatisasi menjadi proses penyelamatan dan penyesuaian agar bibit benar-benar siap tumbuh optimal di luar laboratorium,” ujar Hadizah.

Praktik lapangan dilakukan langsung untuk memperlihatkan tahapan aklimatisasi pada berbagai jenis bibit. Peserta dari UPA SDHHTL/Pusrehut UNMUL dan UPTD P2TP aktif berdiskusi serta bertukar pengalaman, memperkuat jejaring kerja antarlembaga.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, di mana peserta mampu menerapkan teknik kultur jaringan dan aklimatisasi secara tepat. Kegiatan ini sekaligus mendukung program penguatan SDM di bidang perlindungan dan pengembangan tanaman, serta meningkatkan kapasitas teknis UPTD P2TP.

Pelatihan ini diharapkan memberi dampak jangka panjang terhadap penyediaan bibit unggul di Kaltim. Melalui peningkatan keterampilan teknis dan penguatan riset terapan, kolaborasi ini menjadi langkah konkret bagi percepatan produktivitas dan keberlanjutan komoditas perkebunan di masa mendatang.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.