Berau Raih Dwija Praja Nugraha: Komitmen Bupati untuk Guru dan Pendidikan

oleh -810 views
BUPATI Berau, Sri Juniarsih Mas, menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha pada Puncak Peringatan HUT ke 80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yang berlangsung di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). foto Prokopim

JAKARTA, DIMENSINEWS — Komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Berau dalam memajukan pendidikan menuai apresiasi nasional. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dianugerahi penghargaan tertinggi dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dwija Praja Nugraha, pada puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut disematkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, didampingi Ketua Umum PGRI, Prof. Unifah Rosyidi.

Dwija Praja Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pengurus Besar PGRI kepada kepala daerah (Gubernur, Bupati, atau Wali Kota) yang menunjukkan perhatian dan komitmen luar biasa terhadap peningkatan mutu pendidikan, kesejahteraan guru, dan selalu melibatkan PGRI dalam perumusan kebijakan daerah.

Pada HUT ke-80 tahun 2025 ini, penghargaan diberikan kepada 20 kepala daerah, termasuk empat gubernur, dua wali kota, dan empat belas bupati. Menariknya, ini bukan kali pertama Berau mencatatkan prestasi serupa; Bupati Berau periode 2016-2020, Muharram, juga pernah meraihnya pada HUT ke-73 PGRI tahun 2018.

Hasil Kerja Sama dan Komitmen Anggaran

Usai menerima lencana penghargaan, Bupati Sri Juniarsih Mas mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolektif dari seluruh pihak, terutama sinergi yang kuat dengan keluarga besar PGRI Berau.

“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam pendidikan, khususnya para guru dan keluarga besar PGRI Berau,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi pelecut semangat untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru dan memastikan mutu pendidikan di Kabupaten Berau tetap terjamin. Di tengah berbagai dinamika keuangan daerah, Pemkab Berau berkomitmen penuh:

“Alhamdulillah di Kabupaten Berau, kami tetap memastikan tidak ada pengurangan anggaran pendidikan, termasuk tunjangan para ASN yang di dalamnya termasuk para guru.”

Komitmen ini diwujudkan dengan mengalokasikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sektor pendidikan. Menurut Bupati, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas melalui guru profesional sangat penting agar mampu mengelola sumber daya alam Berau, “Bumi Batiwakkal,” dengan baik.

Penilaian Ketat PB PGRI

Ketua PGRI Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa proses penerimaan Dwija Praja Nugraha melalui tahapan yang ketat, mencakup 16 dimensi penilaian dari PB PGRI. Setelah lolos penilaian administrasi, tim pengurus pusat PGRI juga melakukan verifikasi faktual langsung di lapangan.

Beberapa poin utama yang diapresiasi PB PGRI antara lain:

Mempertahankan keberadaan tenaga guru honorer.

Peningkatan tunjangan dan honor guru.

Peningkatan kompetensi guru.

Inisiatif digitalisasi pendidikan dan program sekolah ramah anak.

Program beasiswa.

Konsistensi alokasi 20 persen APBD untuk pendidikan.

“Kebijakan dan program pendidikan yang telah dilakukan Pemkab Berau mendapat apresiasi dari PGRI pusat dengan diberikannya penghargaan Dwija Praja Nugraha ini,” pungkas Mardiatul

(pro/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.