Bulog Kaltim-Kaltara Serap 9.500 Ton Beras, Pastikan Stok Aman hingga 2026

oleh -221 views

SAMARINDA, DIMESINEWS – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mencatat realisasi serapan beras mencapai sekitar 9.500 ton sepanjang tahun 2025. Capaian ini dinilai lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi salah satu indikator meningkatnya pasokan pangan di wilayah tersebut.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menegaskan bahwa kualitas gabah dan beras yang diserap menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses mengikuti ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas), khususnya terkait standar kadar air dan butir patah untuk beras kelas medium. “Kualitas beras tetap kita jaga karena memang sudah ada ketentuan yang dikeluarkan oleh Badan Pangan Nasional terkait untuk gabah yang diserap untuk diproduksi diolah menjadi beras. Sudah ada ketentuan di kelas medium dengan persyaratan-persyaratan kadar air, butir patah atau broken ini dijaga,” jelasnya saat menjadi pembicara terkait Ancaman Kaltim di Tengah Kerentanan Pasokan Pangan, Senin (1/12/2025).

Untuk menjaga ketahanan pangan, Bulog saat ini memiliki cadangan sekitar 28.900 ton yang tersebar di 15 unit gudang di Kaltim dan Kaltara. Gudang tersebut berada di Samarinda, Berau, dan Paser, serta di Tarakan dan Bulungan.

Dalam pelaksanaan program pemerintah, Bulog Kaltim-Kaltara telah menyalurkan bantuan pangan sekitar 2.450 ton untuk alokasi Oktober dan November. Selain itu, Bulog juga memperkuat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga harga di pasaran. Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, sekitar 14.000 ton beras diproyeksikan akan didistribusikan hingga akhir Desember.

Musazdin memastikan stok beras tetap aman hingga musim panen 2026. “Stok 12.500 ini kami sudah melakukan perhitungan memang cadangan yang dimiliki pemerintah daerah peruntukannya untuk bencana alam atau yang termasuk kekurangan pangan, misalnya gagal panen. Jadi ini sudah termasuk di dalam hitungan, masih bisa penyaluran di Januari sampai musim panen,” pungkasnya.

Selain beras SPHP kelas medium, Bulog juga menyediakan beras kelas premium untuk memenuhi kebutuhan konsumen menengah ke atas. “Sesuai dengan tiga pilar dari Bulog: bagaimana keterjangkauan, kemudian ketersediaan, dan stabilisasi harga. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, terutama Bulog di Kaltim ini terkait ketersediaan beras di gudang kami cukup sangat memadai menyuplai dan men-support ketersediaan atau keterjangkauan pangan tersebut,” tutupnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.