Gubernur Kaltim Tegaskan Penolakan Kekerasan terhadap Jurnalis dan Dorong Pers Jaga Akurasi Informasi

oleh -202 views
Rudy Mas'ud

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk memastikan ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus digital. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyatakan posisi tegas pemerintah terhadap perlindungan pekerja media sekaligus pentingnya peran pers dalam menjaga stabilitas sosial.

Di era ketika arus informasi berlangsung sangat cepat dan rentan distorsi, media disebut memiliki peran sentral dalam memastikan transparansi serta akuntabilitas pemerintahan. Pers tidak hanya menjadi saluran resmi antara publik dan pemerintah, tetapi juga menjadi benteng utama dalam menangkal hoaks serta misinformasi yang beredar tanpa kendali.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menegaskan sikap pemerintah daerah terhadap keselamatan jurnalis. “Kami dengan tegas menolak tindakan kekerasan terhadap jurnalis. Profesi jurnalistik sangat penting, namun rekan-rekan pers juga perlu tetap berpegang pada kode etik,” ujarnya pada Senin (1/12/2025). Ujarnya mempertegas bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan profesionalisme pemberitaan.

Ia kemudian menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim selalu membuka ruang kritik yang bersifat membangun. Kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi selama tidak melanggar norma hukum maupun menyerang privasi seseorang. “Sampaikan kritik yang konstruktif, jangan diarahkan untuk menyerang individu. Jika sudah masuk ranah pribadi, itu yang menjadi persoalan. Yang penting tidak menimbulkan pencemaran nama baik. Kami siap menerima kritik,” katanya menambahkan.

Rudy juga menyoroti pentingnya akurasi dalam setiap pemberitaan media, terutama untuk menjaga suasana sosial yang kondusif di Kalimantan Timur. Ia mengingatkan bahwa pemberitaan yang menyejukkan lebih dibutuhkan masyarakat ketimbang opini-opini yang dapat memicu ketegangan. “Pemberitaan sebaiknya aktual dan menyejukkan bagi masyarakat Kaltim. Kami ini lebih banyak bekerja daripada berbicara. Kalau ingin lebih banyak berpendapat, tempatnya di legislatif karena di sanalah ruang untuk berbicara,” ucapnya, katanya memperluas pernyataan sebelumnya tentang prioritas kerja pemerintah.

Gubernur berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers terus terbangun secara sehat, saling menghargai peran masing-masing, serta bekerja bersama untuk menjaga kepentingan publik dan kestabilan daerah. Ia menilai kemitraan yang harmonis akan memperkuat posisi media sebagai pilar demokrasi sekaligus memastikan masyarakat menerima informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.