Tingkatkan Kapasitas Relawan Sapa, DPPKBP3A Berau Gelar Bimtek

oleh -177 views
Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap relawan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa). Pada Sabtu (20/12/2025) . foto dok DPPKB3A

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi relawan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa). Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk mempercepat perwujudan Kampung Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA).

Bimtek dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) di Kantor DPPKBP3A Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, dan dihadiri oleh 25 peserta dari tiga kecamatan dan beberapa kampung di wilayah pesisir.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DPPKBP3A, Mardia, menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan utama meningkatkan kualitas SDM relawan Sapa di kampung-kampung yang menyandang gelar KRPPA.

“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kami sebelumnya, di mana kami sudah me-launching 25 kampung dan satu kelurahan yang berpredikat KRPPA beberapa waktu lalu,” ujar Mardiah.

Peserta yang hadir berasal dari desa-desa seperti Lobang Kelatak, Tembudan, Biatan Ilir, dan Karangan, termasuk Kelurahan Karang Ambun.

Mardiah menegaskan, relawan Sapa merupakan tulang punggung pergerakan di kampungnya masing-masing. Pelatihan ini diharapkan menjadikan mereka mampu membantu menyelesaikan permasalahan atau kasus-kasus terkait perempuan dan anak di tingkat kampung, serta berkontribusi penuh dalam mewujudkan KRPPA.

Target Akhir: Berau Raih Predikat Kota Layak Anak

Lebih lanjut, Mardiah menjelaskan bahwa perwujudan KRPPA ini adalah salah satu langkah menuju target yang lebih besar, yaitu menjadikan Kabupaten Berau sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Dengan pelaksanaan bimbingan teknis ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi dan mengantisipasi terjadinya kasus-kasus pada perempuan dan anak,” harapnya.

Ia berharap adanya kolaborasi antara relawan Sapa dengan seluruh elemen dan pemangku kebijakan di tingkat kampung, seperti kepala kampung, kecamatan, dan tokoh masyarakat, dapat memperkuat upaya ini dan mewujudkan Kabupaten Berau yang ramah perempuan dan anak.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.