Bupati Berau Ajak Umat Refleksi Konflik Palestina

oleh -46 views
Ribuan jemaah yang memadati Masjid agung Baitul Hikmah, Pada Sabtu pagi (21/3/2026). Sejak pukul 06.00 WITA para jamaah secara antusias berbondong-bondong datang untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriyah (H). foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Di tengah gema takbir kemenangan Idulfitri 1447 H, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengajak ribuan jemaah di Masjid Agung Baitul Hikmah untuk sejenak menundukkan kepala. Ia meminta masyarakat Bumi Batiwakkal tidak melupakan penderitaan saudara Muslim di Palestina yang merayakan hari raya di bawah bayang-bayang konflik.

Meski hujan deras mengguyur kawasan Tanjung Redeb pada Sabtu (21/3/2026) pagi, antusiasme warga tak surut. Ribuan jemaah tetap memadati masjid sejak pukul 06.00 WITA untuk menunaikan Salat Id bersama Bupati, keluarga, Ketua DPRD Dedy Okto Nooryanto, serta jajaran Forkopimda Berau.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam sambutaanya pada sebelum Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Baitul Hikmah. foto Kominfo Berau

Pesan Kemanusiaan di Hari Kemenangan
Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan pesan mendalam mengenai kondisi dunia saat ini. Ia menekankan bahwa kebebasan dan ketenangan yang dirasakan warga Berau saat ini adalah nikmat besar yang harus disyukuri dengan cara memperkuat kepedulian.

“Di Palestina, saudara-saudara kita masih hidup dalam ketidakpastian. Mereka kehilangan rumah, bahkan keluarga akibat kekerasan,” ungkap Bupati dengan nada takzim.

Bagi Sri Juniarsih, konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia merupakan pengingat bagi setiap Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ia mendorong masyarakat untuk memperkuat iman dan amal saleh sebagai “benteng” dalam menghadapi berbagai ujian dunia.

Ketua DPRD Berau Dedy Oktoo Nooryanto, Sekda Berau Muhammadd Said serta jajaran Forkopimda . foto Kominfo Berau

Jaga Persatuan Bumi Batiwakkal
Selain isu kemanusiaan global, Bupati juga menitipkan pesan penting mengenai kohesi sosial di daerah. Ia menegaskan bahwa Idulfitri harus menjadi momentum untuk menghapus jurang pemisah di tengah masyarakat.

“Perbedaan itu rahmat. Mari kita eratkan persatuan untuk bersama-sama membangun daerah ini menjadi lebih baik di masa depan,” ajaknya.

Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa landasan akhlak yang kuat adalah kunci utama mewujudkan visi Kabupaten Berau yang maju, unggul, dan berkelanjutan. Dengan masyarakat yang saling berdampingan secara kondusif, ia meyakini Berau akan tumbuh menjadi daerah yang semakin madani dan sejahtera.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.