Lawan Narkoba, Pemkab Berau Matangkan Rencana BNNK

oleh -35 views
Wabup Gamalis

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah ofensif dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Bumi Batiwakkal. Saat ini, rencana pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) terus dimatangkan, termasuk penyiapan infrastruktur pendukungnya.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa kehadiran BNNK menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat barisan pemberantasan narkoba yang selama ini dijalankan bersama unsur kepolisian. Sesuai regulasi BNN Pusat, pembentukan unit di tingkat kabupaten harus diawali dengan penyediaan kantor perwakilan yang berkoordinasi langsung dengan BNNP Kaltim.

“Kita sedang siapkan infrastruktur kantor perwakilan di sini. Jadi, operasional BNNK di Berau nantinya akan tetap bersinergi penuh dengan komando BNNP di tingkat provinsi,” ujar Gamalis.

Sebagai bukti keseriusan, Pemkab Berau telah menyediakan lahan strategis seluas tiga hektare di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di kawasan antara SMA 5 dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Lahan ini diproyeksikan menjadi pusat kendali operasi anti-narkoba di Berau.

“Persyaratan administratif terkait lahan seluas tiga hektare sudah terpenuhi. Kini, kami tinggal menunggu arahan teknis dan jadwal dari BNNP Kaltim untuk langkah selanjutnya,” tambahnya.

Mengenai garis waktu realisasi, Gamalis menyebutkan bahwa usulan perencanaan akan masuk dalam skema tahun 2026. Dengan tahapan tersebut, pembangunan fisik markas BNNK diperkirakan baru akan terlaksana pada tahun 2027 atau 2028.

“Tahun 2026 fokus pada pengadaan dan perencanaan matang. Jadi, kemungkinan konstruksi fisik baru bisa dimulai di 2027 atau 2028,” jelasnya.

Menariknya, lokasi ini tidak hanya akan berdiri gedung kantor, tetapi juga dirancang memiliki fasilitas lengkap seperti gudang penyimpanan barang bukti yang steril serta rumah dinas pimpinan BNNK untuk pengawasan melekat.

Bahkan, Pemkab Berau melirik peluang untuk membangun pusat rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba di area yang sama. “Rencana tempat rehabilitasi akan kami kaji lebih dalam, apakah lahan tiga hektare ini cukup atau perlu pengembangan lokasi tambahan,” pungkasnya.

Selama ini, pembersihan narkoba di Berau mengandalkan kolaborasi erat antara Pemkab dan Polres Berau serta koordinasi lintas wilayah. Kehadiran BNNK diharapkan menjadi ‘amunisi’ baru yang lebih tangguh dan terpadu dalam memutus rantai penyalahgunaan narkotika di daerah.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.