Tabligh Akbar untuk Guru Berau

oleh -35 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Kadis Pendidikan Mardiatul Idalisah,Ketua Darma Wanita Sulasih Said pada Tablik akbar PGRI di Masjid Agung Baitul Hikmah. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Berau bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Tabligh Akbar khusus untuk para guru. Acara berlangsung di Masjid Agung Baitul Hikmah, Jalan APT Pranoto, Senin (25/8/2025), dan diikuti ratusan guru dari empat kecamatan sekitar Tanjung Redeb.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga upaya memperkuat ruhiah para pendidik. “Taklim seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, terutama bagi guru sebagai pendidik generasi bangsa,” ujarnya.

Menurut Sri, momentum tabligh akbar sekaligus menjadi pengingat agar kemerdekaan dipahami sebagai nikmat Allah yang wajib disyukuri. “Kita masih dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai nikmat yang harus disyukuri. Dari rasa syukur inilah lahir motivasi untuk mempertahankan kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menambahkan, rasa syukur itu juga perlu diwujudkan dengan doa untuk bangsa lain yang masih berjuang, termasuk Palestina. “Mari kita doakan kemenangan untuk saudara-saudara kita di Palestina, sekaligus kemerdekaan bagi kita semua,” imbuhnya.

Sri menegaskan bahwa Pemkab Berau memiliki misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Salah satunya lewat peningkatan insentif guru. “Kami meyakini cita-cita ini terwujud lewat penguatan pendidikan. Karena itu, kami butuh kinerja terbaik dari para guru. Ketika mengajar diniatkan sebagai ibadah, ilmu yang diberikan akan menjadi manfaat dan pahala jariyah,” tuturnya.

Ia berharap semangat tabligh akbar ini mampu menumbuhkan komitmen bersama untuk melahirkan generasi Qurani, memperkuat akhlak masyarakat, sekaligus menjadikan Berau sebagai daerah baldatun thayyibatun warabbun ghafur.

“Setiap momentum kemerdekaan seyogianya kita isi dengan muhasabah, tafakur, zikir, dan doa. Seperti tabligh akbar hari ini, agar kita bisa meneladani para pendahulu dan menjadikannya pelajaran bagi masa depan,” pungkasnya.

(adv/pem25/wnf/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.