Torehkan Tujuh Medali, Berau Amankan Peringkat Empat Porseni PGRI Kaltim 2025

oleh -287 views
KONTINGEN PGRI Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Berau menorehkan prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat keempat pada Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PGRI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2025.

Ajang tahunan bagi para guru ini secara resmi berakhir di Balikpapan Tennis Stadium, Rabu (19/11/2025), setelah dimulai sejak Minggu (16/11/2025) di Gedung Kesenian Balikpapan. Guru-guru dari Bumi Batiwakkal berhasil membawa pulang total 7 medali, membuktikan bahwa kompetensi mereka tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga di berbagai bidang lainnya.

Raihan Medali Merata dari Tiga Cabang
Total 7 medali yang dikumpulkan Berau terdiri dari 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Prestasi gemilang ini didapatkan secara merata dari cabang seni, akademik, dan olahraga.

Dua medali emas berhasil diamankan dari kategori Tari Tunggal Kreasi Nusantara Putra dan cabang akademik, yakni Best Practice Pembelajaran Mendalam.

Perak berhasil diperoleh dari tiga kategori: Menyanyi Solo, olahraga Catur, dan Seni Baca Al-Qur’an (MTQ) Putri. Sementara itu, dua perunggu disumbangkan dari Tari Tunggal Kreasi Nusantara Putri dan Pencak Silat Solo Kreatif Putra.

Ungkap Rasa Syukur dan Melebihi Target
Salah satu peraih emas, Ardiansyah, S.Pd dari SMP Negeri 2 Biatan, yang menjuarai kategori Best Practice Pembelajaran Mendalam, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bahagia bisa mengharumkan nama Berau di kancah Provinsi. Hasil ini sesuai dengan target yang saya tetapkan dari awal tingkat kabupaten kemarin,” ujar Ardiansyah.

Perasaan bangga juga disampaikan oleh Risna Yunita, S.Pd dari SDIT Ash Shohwah Berau, peraih Juara 2 Seni Baca Al-Qur’an (MTQ).

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa meraih juara 2 di PORSENI PGRI 2025. Bisa masuk 3 besar saja sebenarnya saya sudah sangat bersyukur, jadi mendapatkan juara 2 benar-benar membuat saya senang dan merasa pencapaian ini melebihi target awal saya,” tutur Risna.

Di balik gemerlapnya medali, terdapat cerita tentang perjuangan para guru yang berlatih di sela-sela kesibukan mengajar. Ada yang rela begadang untuk menyusun karya ilmiah, ada pula yang harus membagi waktu antara keluarga dan latihan demi mengasah bakat dan kemampuan.

Meskipun Samarinda keluar sebagai juara umum, pencapaian Berau di posisi empat besar membuktikan kompetensi guru-guru Berau yang mampu mengungguli beberapa kabupaten/kota lain di Kaltim.

Keberhasilan ini menjadi modal penting untuk kembali meraih hasil yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya. Ardiansyah lantas menyampaikan pesan motivasi kepada rekan-rekan guru di Berau.

“Setiap guru memiliki potensi besar untuk berprestasi. Mulailah dari keyakinan bahwa karya dan kompetensi kita bernilai. Teruslah belajar, terus berkarya, dan jangan takut untuk tampil,” pesannya.

Ia juga berharap PGRI Berau terus menjadi wadah penguatan profesionalisme. “Harapan saya untuk tim PGRI Berau ke depan adalah agar semakin solid, semakin inovatif, dan semakin aktif menciptakan ruang bagi guru-guru untuk berkembang. Semoga ke depan, tim PGRI Berau dapat semakin berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.”

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.