Bupati Berau Lantik PJ Long Suluy dan Biduk-Biduk, Perintahkan Percepatan Tata Kelola Keuangan

oleh -435 views
– Bupati Berau, Sri Juniarsih, melantik Ary Gunawan sebagai PJ Kepala Kampung Biduk-Biduk dan M. Ambi sebagai PJ Kepala Kampung Long Suluy. foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau, Sri Juniarsih, melantik dua Pejabat (PJ) Kepala Kampung dalam upaya menjamin keberlanjutan roda pemerintahan dan percepatan pembangunan di tingkat kampung. Pelantikan yang berlangsung di Ruang RPJPD Bapelitbang pada Kamis (20/11/2025) ini mengukuhkan Ary Gunawan sebagai PJ Kepala Kampung Biduk-Biduk dan M. Ambi sebagai PJ Kepala Kampung Long Suluy.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih mengucapkan selamat dan menekankan tanggung jawab besar yang diemban kedua pejabat. Meskipun masa jabatan hanya berkisar dua tahun, Bupati berharap amanah tersebut dijalankan dengan kinerja terbaik dan profesional.

“Mulai hari ini, Saudara memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memimpin pemerintahan, mengelola pembangunan, dan memajukan masyarakat kampung. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan kinerja terbaik dan profesional,” tegas Bupati.

Bupati secara khusus menginstruksikan kedua PJ Kepala Kampung untuk segera fokus pada aspek tata kelola keuangan kampung, yang disebutnya sebagai aspek krusial penentu arah pembangunan desa.
Instruksi tersebut mencakup dua poin utama:
1. Mengawal penyelesaian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) APBK 2025.
2. Memastikan penyusunan APBK 2026 berjalan tepat waktu dan sesuai regulasi.

Bupati mengingatkan agar pengelolaan dana transfer—seperti Dana Desa, Alokasi Dana Kampung (ADK), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, hingga Bantuan Keuangan Kabupaten dan Provinsi—dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

“Kelola dana desa dengan penuh kehati-hatian. [Dana tersebut] harus digunakan secara baik dan benar, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Selain tata kelola administrasi, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai lembaga di tingkat kampung. PJ Kepala Kampung diminta membangun koordinasi yang baik dengan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Lembaga Kemasyarakatan (LPM, RT, PKK, Posyandu, Karang Taruna), serta perangkat pendamping desa.

Bupati turut menyoroti potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing kampung:
• Long Suluy (Status Kampung Berkembang): Unggul di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan potensi pertambangan emas tradisional.
• Biduk-Biduk (Status Kampung Mandiri): Memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata yang terus berkembang.
“Potensi kampung harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Jangan sampai pemerintah kampung dan masyarakat hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan kedua PJ untuk menjadi teladan bagi masyarakat, menjaga moralitas, dan menyadari bahwa peran mereka sangat menentukan maju mundurnya kampung yang dipimpin.

(adv/pem25*/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.