Wagub Seno Aji: GratisPol Jadi Kunci Menyiapkan SDM Kaltim Menyongsong IKN

oleh -494 views
Seno AJi

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menempatkan program pendidikan gratis GratisPol sebagai kebijakan paling fundamental dalam membangun sumber daya manusia jelang beroperasinya Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan generasi muda tidak tertinggal dalam arus perubahan besar yang akan datang.

Dalam diskusi publik bertema “Tuk Ki Tak Ki Tuk GratisPol Pendidikan Supaya Baik Jalannya” yang berlangsung di Temindung Creative Hub Samarinda, Kamis (20/11/2025), Seno Aji menyampaikan bahwa GratisPol dirancang bukan sekadar mekanisme meringankan biaya kuliah, melainkan upaya menyeluruh untuk memastikan seluruh anak Kaltim dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa hambatan finansial.

Menurut Seno, Kaltim akan menghadapi momentum penting memasuki fase bonus demografi pada 2030 sehingga penyiapan SDM harus dimulai dari sekarang.

“Pada 2030 kita akan masuk bonus demografi. Jika kita tidak mendidik anak-anak kita dari sekarang, mereka akan tertinggal dan tidak bisa berpartisipasi di IKN,” tegasnya dalam forum tersebut.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan sejak 2025 menjadi agenda yang tidak bisa ditunda. Pemerintah daerah, melalui kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan dirinya, berkomitmen memastikan setiap pelajar Kaltim memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.

“Semua harus kuliah. Tahun 2030 kita harus punya SDM unggul yang mampu bersaing dengan tenaga dari luar Kaltim,” ucapnya dalam penjelasan lanjutan.

Di sisi lain, Seno Aji juga menyoroti pentingnya pengawasan agar pelaksanaan GratisPol tetap berada pada jalur yang tepat. Ia menyebut bahwa Pemprov Kaltim bersama Komisi IV DPRD harus bekerja secara terpadu untuk memastikan proses pencairan dan penerimaan manfaat berjalan tanpa hambatan administratif bagi mahasiswa.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah adanya masukan dari Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul) Fajar Apriani yang menyoroti perlunya percepatan dalam penyaluran dana pendidikan kepada mahasiswa penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Seno menekankan bahwa tugas pemerintah ialah memastikan distribusi dana berjalan cepat dan akurat.

“Memang itu tugas kita—bagaimana dana itu disalurkan cepat dan tepat sasaran kepada mahasiswa yang membutuhkan,” tegas Seno melalui penekanan lebih lanjut.

Pemerintah Provinsi Kaltim berharap keberadaan GratisPol dapat menjadi fondasi untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi transformasi sosial dan ekonomi yang terjadi seiring pembangunan IKN. Program ini diposisikan sebagai prioritas strategis agar masyarakat Kaltim tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama yang berdaya saing dalam perkembangan IKN di masa depan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.