Pemprov Kaltim Percepat Penyediaan Internet Gratis Hingga Wilayah Terpencil

oleh -201 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah terus mempercepat penyediaan internet desa sebagai langkah strategis membuka akses digital yang merata di seluruh wilayah. Hingga 10 November, progres pemasangan mencapai 80 persen dan kini menjadi fokus utama penyelesaian pada akhir tahun anggaran.

Dari total 841 desa, sebanyak 672 desa telah terpasang layanan internet. Masih tersisa 169 desa yang harus dipenuhi, sebagian besar berada di wilayah yang sulit dijangkau jaringan kabel fiber optik dan hanya memungkinkan pemasangan melalui koneksi satelit.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal, tantangan paling berat ditemukan di desa-desa tanpa ketersediaan listrik.

Kondisi ini membuat pemasangan internet memerlukan dukungan tambahan, termasuk rencana kerja sama dengan instansi terkait untuk penggunaan tenaga surya sebagai solusi.

“Penyediaan listrik bukan kewenangan langsung Diskominfo, sehingga beberapa titik membutuhkan penanganan lintas sektor,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (18/11/2026).

Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan progres layanan terus bergerak maju secara bertahap dan terukur.

Pada sisi anggaran, penyesuaian di perubahan tahun ini tidak besar karena hanya menyisakan pemasangan di 125 desa serta pembayaran langganan layanan untuk dua bulan terakhir. Pemerintah memastikan penggunaan anggaran tetap efisien dan sesuai kebutuhan lapangan.

Memasuki awal tahun depan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan. Pemerintah akan menilai kelayakan seluruh fasilitas jaringan, baik yang menggunakan fiber optik, wireless, maupun satelit. Evaluasi ini juga mencakup performa masing-masing provider yang terlibat.

Jika ditemukan jaringan tidak stabil atau pelayanan kurang optimal, Diskominfo siap mengganti penyedia untuk memastikan kualitas layanan tetap baik bagi masyarakat desa. Saat ini, tujuh provider terlibat dalam program tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program jangka pendek berupa agenda Silaturahmi daring (dalam jaringan) antara kepala desa dan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dengan menggunakan fasilitas jaringan yang telah tersedia sebagai bentuk uji coba pemanfaatan layanan.

“Kami gunakan tujuh provider, dan kalau ada yang tidak bagus, tentu kami ganti,” ujar Faisal.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.