Pemprov Kaltim Dorong Pembangunan Empat Gudang Bulog Baru untuk Perkuat Ketahanan Pangan

oleh -210 views
Seno Aji

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat rencana pembangunan empat gudang Bulog baru di Kutai Timur, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Kota Bontang. Langkah ini disebut sebagai strategi krusial untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memangkas jalur distribusi beras ke wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengatakan pembangunan gudang menjadi kebutuhan mendesak mengingat kompleksitas distribusi beras di provinsi yang luas dan memiliki banyak wilayah pedalaman. “Kita melihat kebutuhan distribusi pangan di Kaltim cukup kompleks. Dengan membangun gudang di beberapa titik strategis, proses pendistribusian beras bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Seno Aji.

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis yang menantang membuat sejumlah daerah rawan terlambat menerima pasokan, terutama saat produksi beras fluktuatif atau cuaca ekstrem. “Wilayah seperti Mahakam Ulu dan Kutai Timur memiliki akses yang terbatas, sehingga gudang di lokasi ini akan sangat membantu masyarakat agar tidak mengalami kekurangan pasokan,” katanya menambahkan dalam pernyataan yang mempertegas urgensi pembangunan.

Pemprov Kaltim juga mencatat bahwa Bulog menargetkan pembangunan 100 gudang secara nasional tahun ini. Dari jumlah tersebut, empat wilayah di Kaltim telah diusulkan sebagai prioritas mengingat posisi strategisnya dalam sistem logistik pangan daerah.

Seno menegaskan bahwa koordinasi antara Pemprov, Bulog, dan pemangku kepentingan lainnya harus terus berjalan intensif agar tahapan pembangunan dapat dirampungkan sesuai rencana. “Kami berharap pihak Bulog dapat menindaklanjuti usulan ini dengan cepat. Selain itu, Pemprov akan terus memantau progresnya agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi,” ujar Seno.

Menurutnya, pembangunan gudang tidak semata menambah kapasitas penyimpanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi distribusi dan menjaga stabilitas harga. Setiap gudang direncanakan memiliki kapasitas besar dengan fasilitas penyimpanan modern agar kualitas beras tetap terjaga. “Kalau distribusi lancar dan gudang memadai, harga beras pun akan lebih stabil. Itu penting agar masyarakat di seluruh kabupaten dan kota bisa memperoleh pangan dengan harga wajar,” tambahnya.

Seno menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa percepatan pembangunan gudang Bulog merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Kaltim dalam memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Pemerintah menargetkan seluruh proses perencanaan hingga pengajuan lahan berjalan simultan demi mempercepat operasional fasilitas baru tersebut. “Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Semua elemen, dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga Bulog harus bersinergi agar masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” tutup Seno Aji.

Secara nasional, Bulog tengah memperluas jaringan pergudangan sebagai langkah antisipasi terhadap volatilitas harga beras dan dampak perubahan iklim. Pembangunan gudang baru dianggap vital untuk memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) yang menjadi instrumen stabilisasi harga dan intervensi pasar. Dengan infrastruktur yang lebih merata, distribusi beras di daerah terpencil dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.