DLHK Berau Kekurangan Tenaga Operasional Kapal Pembersih Sungai

oleh -1,243 views
KAPAL pembersih sampah DLHK Berau. foto dok DLHK

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau mengaku kewalahan menangani sampah di aliran Sungai Segah dan Sungai Kelay. Keterbatasan personel di lapangan menjadi kendala utama dalam menjaga kebersihan bantaran sungai di Bumi Batiwakkal tersebut.

Plt Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengungkapkan bahwa armada kapal pembersih sampah yang dimiliki saat ini tidak dapat beroperasi setiap hari karena minimnya sumber daya manusia (SDM).

“Dalam seminggu, kapal pembersih hanya beroperasi sekitar tiga kali. Tidak bisa setiap hari karena petugas di lapangan terbatas,” ujar Helmi kepada awak media.

Saat ini, DLHK Berau memiliki tiga unit kapal pembersih sampah. Namun, fasilitas tersebut belum bisa difungsikan secara optimal. Helmi menyebut pihaknya lebih memprioritaskan penambahan tenaga teknis dibandingkan penambahan armada kapal.

Butuh Tambahan Sepuluh Personel

Idealnya, satu unit kapal pembersih dioperasikan oleh sedikitnya empat petugas. Untuk mengaktifkan seluruh armada secara maksimal, DLHK Berau memerlukan setidaknya 8 hingga 10 tenaga lapangan tambahan.

“Kami masih membutuhkan tambahan sekitar delapan hingga sepuluh tenaga lapangan agar semua kapal dapat beroperasi maksimal,” tambahnya.

Mengenai mekanisme perekrutan, Helmi menjelaskan bahwa DLHK menggunakan sistem Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau pihak ketiga untuk tenaga teknis lapangan.

“Untuk ASN sudah ada PNS dan PPPK. Sementara untuk tenaga teknis di lapangan, kami memanfaatkan tenaga dari pihak ketiga,” jelasnya.

Melalui penambahan personel ini, DLHK Berau berharap kualitas air dan keasrian lingkungan di sepanjang bantaran sungai dapat lebih terjaga demi kenyamanan masyarakat.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.