Sekda Said: Pengadaan Barang dan Jasa Adalah Ujung Tombak Pembangunan Berau!”

oleh -823 views
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said,

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah bukan sekadar urusan belanja rutin atau prosedur administratif semata. Lebih dari itu, PBJ adalah mesin utama yang menentukan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Bumi Batiwakkal.

Hal tersebut ditegaskan Sekda baru baru ini ketika kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Spesifikasi Teknis yang Akuntabel di Ruang Rapat Hotel SM Tower, Senin (5/5/2026) lalu.

“Kita harus mengubah pola pikir. Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Muhammad Said di hadapan para peserta.

Spesifikasi Teknis: Kunci Kualitas, Bukan Sekadar Formalitas
Dalam arahannya, Sekda menyoroti dua pilar utama dalam jasa konstruksi yang kerap menjadi titik kritis, yakni spesifikasi teknis dan HPS. Ia mengingatkan agar para pembuat komitmen tidak main-main dalam menyusun spesifikasi.

“Spesifikasi teknis adalah dasar utama. Harus jelas, terukur, dan tidak boleh diskriminatif atau mengarah pada produk tertentu. Jika spesifikasinya bagus, maka persaingan akan sehat dan kualitas pekerjaan otomatis akan terjamin,” jelasnya.

HPS Sebagai Benteng Akuntabilitas
Terkait Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Said menekankan pentingnya akurasi data. Menurutnya, HPS yang disusun secara serampangan hanya akan menjadi celah masalah di kemudian hari.

1. Fungsi Pengendali: HPS harus menjadi alat kontrol anggaran yang efektif.

2. Berbasis Data: Perhitungan wajib mengacu pada harga pasar yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Instrumen Akuntabilitas: Menjaga agar setiap rupiah uang rakyat digunakan secara efisien.

Adaptasi Teknologi E-Katalog Versi 6
Tak hanya soal integritas, Sekda juga mendorong ASN di lingkungan Pemkab Berau untuk melek teknologi. Dalam bimtek ini, peserta digembleng untuk menguasai Katalog Elektronik (E-Katalog) versi 6.

“Dunia berubah, sistem pengadaan kita juga semakin modern. Saya minta seluruh peserta serius menguasai sistem terbaru ini agar proses pengadaan kita semakin transparan, cepat, dan akuntabel,” tegas Said.

Sekda Said mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum pelatihan ini sebagai titik balik peningkatan profesionalisme. Ia berharap tidak ada lagi keraguan dalam eksekusi proyek pembangunan selama berpegang teguh pada aturan yang berlaku.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya pengetahuan. Jika pengadaan kita berkualitas, maka hasil pembangunannya pun akan dirasakan maksimal oleh seluruh masyarakat Berau,” pungkasnya.

(adv/pem26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.