Genjot Investasi Daerah, Pemkab Berdayakan UMKM

oleh -345 views
Wakil Bupati Berau, Gamalis mengapresiasi sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah demi mendorong iklim investasi yang inklusif serta memperkuat posisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi baru bagi daerah. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkokoh komitmennya dalam mentransformasi sektor ekonomi daerah menuju keberlanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan dalam acara Fasilitasi Kemitraan Bidang Penanaman Modal dan Sosialisasi Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 3 Tahun 2025 di Hotel Mercure, Tanjung Redeb, Kamis (18/6/2026).

Agenda yang digelar bersama Kementerian Investasi/BKPM RI dan DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur ini diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang inklusif serta menempatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi baru di Bumi Batiwakkal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengapresiasi sinergi lintas pemerintahan demi membangun ekosistem investasi yang mampu memberikan ruang tumbuh lebih besar bagi para pelaku usaha lokal.

“Dukungan pusat dan provinsi sangat penting agar kebijakan kemitraan ini dapat diimplementasikan secara optimal, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Berau,” ujar Gamalis.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan prioritas yang selaras dengan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Melalui regulasi terbaru, hubungan kemitraan antara usaha besar dan UMKM diyakini akan berjalan lebih efektif, transparan, dan berkeadilan.

“Melalui regulasi ini, kita ingin menciptakan hubungan yang saling menguntungkan. Harapannya, pelaku usaha lokal dapat naik kelas dan terlibat langsung dalam rantai pasok investasi global di daerah,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Gamalis juga memberikan apresiasi tinggi atas kinerja DPMPTSP Berau. Capaian realisasi investasi Berau pada tahun 2025 melonjak drastis mencapai Rp8,76 Triliun, atau sebesar 194,71 persen dari target awal yang ditetapkan senilai Rp4,5 Triliun.

Sedangkan untuk tahun 2026, target investasi dinaikkan menjadi Rp8 Triliun, di mana capaian triwulan I saat ini telah menyentuh angka Rp1,2 Triliun.

Peningkatan investasi non-tambang ini sejalan dengan keberhasilan Pemkab Berau dalam mereduksi ketergantungan pada sektor ekstraktif. Struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Berau menunjukkan pergeseran positif; jika pada tahun 2024 sektor pertambangan mendominasi sebesar 58,8 persen, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 48,11 persen pada tahun 2025.

Penurunan ketergantungan tambang ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memaksimalkan sektor alternatif produktif. Saat ini, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan mulai merangkak naik dengan kontribusi sebesar 13,47 persen.

Di akhir arahannya, Gamalis berpesan kepada seluruh pelaku usaha dan UMKM yang hadir agar memanfaatkan momentum sosialisasi ini untuk memperluas jaringan, menggali informasi, dan menangkap peluang dari skema kemitraan strategis yang ditawarkan pemerintah.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.