Gas Kejar Prestasi! 57 Pemanah Muda Berau Resmi Dilepas ke Kejuaraan Bupati Malinau Cup 2026

oleh -13 views
Wabup Gamalis melepas 57 atlet panahan untuk berlaga di even BMC Malinau. foto dok Arrau Club

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Komitmen Kabupaten Berau dalam mencetak generasi muda berprestasi di cabang olahraga panahan makin membara. Sebanyak 57 atlet terbaik Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Berau resmi dilepas Wakil Bupati Berau, Gamalis, untuk berlaga pada ajang Bupati Malinau Cup 2026 di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Momen pelepasan kontingen yang berlangsung hangat di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026) lalu, turut dihadiri oleh para pelatih, pengurus Perpani, hingga jajaran orang tua atlet yang memadati lokasi untuk memberikan dukungan penuh.

Kombinasi Pemanah Dua Klub Lokal

Kontingen Berau kali ini merupakan amunisi gabungan dari dua klub panahan andalan Berau, yakni Arrau Club (40 atlet) dan Penyu Hijau Club (17 atlet). Mereka siap unjuk gigi di empat kategori kelompok umur (KU):

KU-10 Tahun

KU-13 Tahun

KU-15 Tahun

KU-18 Tahun

Keikutsertaan tahun ini menjadi panggung kedua bagi Perpani Berau di ajang Bupati Malinau Cup. Pada edisi sebelumnya, tim Berau tampil mengesankan dengan memboyong 9 medali (3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu). Catatan apik tersebut tentu menjadi bahan bakar motivasi untuk melampaui raihan medali tahun ini.

Atlet Arrau Club bersama Wabup Gamalis. foto dok Arrau Club

Pesan Wabup: Unjuk Kerja Keras dan Junjung Sportivitas
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau, Gamalis, membakar semangat para pemanah muda agar tampil percaya diri tanpa melupakan nilai sportivitas.

“Hari ini menjadi momentum bagi anak-anakku semua untuk membulatkan tekad membawa nama baik Kabupaten Berau. Tunjukkan hasil latihan dan kerja keras dengan penuh keyakinan, junjung tinggi sportivitas, semangat pantang menyerah, serta tetap menghargai setiap lawan yang dihadapi,” ujar Gamalis

Gamalis menekankan bahwa ajang kompetisi bukan sekadar memburu medali, melainkan juga ruang pembentukan mental bertanding, disiplin, dan karakter atlet sebagai duta daerah. Pemkab Berau pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan cabor panahan sebagai investasi jangka panjang.


Mental Bertanding Adalah Kunci: “Teknik Hanya 20 Persen, Sisanya Mental!”

Sementara itu, Ketua Harian Perpani Berau, Tommie Pramudji Haryono, menegaskan Perpani Berau selalu pasang badan mendukung setiap kegiatan yang melatih mental dan teknik atlet agar siap bersaing di level kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

Senada dengan hal itu, Ketua Arrau Club, Diah Kartika Setyastuti, menjelaskan bahwa ajang open tournament ini sangat vital untuk menggembleng psikologis para pemanah muda. Menurutnya, latihan rutin harian di kandang sendiri tidak akan cukup untuk membentuk mental baja.

“Latihan di rumah sendiri itu tidak cukup untuk melatih mental. Kekuatan mental dan ketenangan itu terbentuk dari panggung kompetisi. Di sanalah anak-anak belajar mengendalikan degup jantung ketika harus berdiri sejajar di garis tembak bersama lawan-lawan dari luar daerah,” tegas Diah.

Dyah menambahkan, jam terbang di berbagai ajang kejuaraan mengajarkan atlet untuk menjaga fokus serta mengelola emosi. Bagi seorang pemanah, lawan terberat sesungguhnya bukanlah orang lain, melainkan diri sendiri.

“Bertanding itu bukan sekadar mengalahkan lawan, tetapi bagaimana mengalahkan ego kita sendiri—ego untuk tetap sabar dan ego melawan ketidakdisiplinan. Latihan harian memberikan teori dan teknik, tetapi praktek sesungguhnya ada di panggung kompetisi. Dalam panahan, teknik itu hanya 20 persen, sisanya adalah mental,” paparnya.

Mengingat mayoritas yang diboyong adalah atlet junior, Dyah menekankan target utama keikutsertaan ini adalah memperbanyak pengalaman bertanding dan menguji hasil latihan selama ini. Jika medali berhasil diraih, itu adalah bonus manis dari perjuangan mereka.

Tak lupa, Diah mengapresiasi tinggi peran serta jajaran pelatih dan orang tua atlet.

“Dukungan orang tua sangat luar biasa dan merupakan faktor kunci keberhasilan anak-anak. Kami sebagai pelatih hadir untuk mengarahkan dan menyalurkan minat serta bakat tersebut,” tutupnya.

(hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.