Dongkrak Populasi Ternak dan Produksi Telur, DTPHP Berau Lepas Ketergantungan Pasokan Luar

oleh -49 views
Telur

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Upaya mewujudkan kemandirian pangan di Bumi Batiwakkal terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Berau. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), fokus strategis kini diarahkan pada peningkatan populasi ternak serta produksi telur lokal guna menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Langkah taktis ini merupakan wujud nyata pemenuhan Indikator Kinerja Utama yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) dinas, dengan menitikberatkan pada ketersediaan daging sapi, kambing, hingga unggas yang berkelanjutan.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa penguatan populasi ternak menjadi kunci utama agar kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri di dalam daerah.

“Tujuan utama kami adalah memperbanyak populasi ternak sehingga penyediaan daging di dalam daerah dapat terpenuhi secara mandiri. Langkah ini dilakukan agar secara bertahap kita bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan daging dari luar daerah,” ujar Lita.

Sebagai bentuk intervensi konkret di lapangan, DTPHP aktif menyalurkan bantuan bibit ternak kepada kelompok masyarakat. Salah satu program yang telah direalisasikan adalah penyaluran 60 ekor kambing bagi para peternak di Kampung Biatan Ilir dan Kampung Manunggal Jaya.

Sementara itu, untuk sektor perunggasan khususnya ayam pedaging, Lita menilai kondisinya sudah jauh lebih stabil. Keberhasilan ini tidak lepas dari terbangunnya sinergi dan pola kemitraan yang sehat antara peternak lokal dengan perusahaan mitra berskala besar di Kabupaten Berau.

“Untuk pasokan daging ayam sebenarnya sudah cukup sukses karena sistem kemitraan peternak berjalan baik. Karena sudah mandiri, peran kami di sektor tersebut lebih pada pemantauan dan pengawasan ketersediaan pasokan,” terangnya.

Kendati demikian, tantangan tersendiri masih dihadapi pada sektor perunggasan petelur. Saat ini, produksi telur lokal di Berau diakui belum mencapai titik swasembada, sehingga menjadi salah satu pekerjaan rumah prioritas yang tengah dikebut penyelesaiannya.

Guna menutup celah tersebut, DTPHP tidak tinggal diam. Berbagai upaya pendampingan intensif terus digulirkan, mulai dari pembinaan teknis manajemen kandang, pelayanan kesehatan hewan secara berkala, hingga penyaluran bantuan obat-obatan bagi peternak yang membutuhkan.

“Pekerjaan rumah kita saat ini adalah meningkatkan produksi telur agar bisa menuju swasembada. Oleh karena itu, peternak unggas petelur terus kami dampingi,” ungkap Lita.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan ternak secara berkala tetap menjadi agenda rutin dinasnya. Mulai dari pengobatan medis untuk sapi dan kambing, hingga pelaksanaan program Inseminasi Buatan (IB) guna mempercepat akselerasi populasi ternak di Kabupaten Berau, terus dimaksimalkan demi kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan daerah.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.