Tsunami Fiskal Melanda, Pemkab Berau Dorong CSR Swasta Selamatkan Maratua Jazz

oleh -2 views
Wabup Gamalis

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Maratua Jazz and Dive Fiesta yang telah menjelma menjadi agenda musik berskala nasional. Kendati demikian, di tengah keterbatasan anggaran akibat tantangan fiskal saat ini, pemerintah daerah menegaskan perlunya inovasi pola pendanaan serta kolaborasi lintas sektor agar festival tersebut tetap dapat berkelanjutan.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa eksistensi Maratua Jazz di kalangan musisi nasional patut dibanggakan karena konsistensinya dalam menggelar agenda tahunan secara istiqomah.

Namun, ia secara terbuka mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan pemda untuk mengucurkan bantuan finansial secara khusus seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Dengan adanya kondisi tsunami fiskal hari ini, tidak lagi memungkinkan Pemda memberikan bantuan secara khusus seperti tahun-tahun lalu. Sehingga, manajemen Maratua Jazz harus melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak lain,” ujar Gamalis.

Sebagai solusi atas kendala pendanaan tersebut, Pemkab Berau mendorong pihak manajemen untuk memperluas jejaring kerja sama, termasuk menjajaki peluang kolaborasi luar negeri. Manajemen diketahui telah menjalin komunikasi secara daring (zoom meeting) dengan pihak di Sabah, Malaysia, dan dijadwalkan segera melakukan kunjungan langsung dalam waktu dekat.

Meski dukungan finansial langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum dapat direalisasikan, Pemkab Berau memastikan komitmennya tetap kuat melalui dukungan dari aspek regulasi dan kebijakan pendukung.

Selain itu, pemkab turut menyoroti pentingnya peran sektor swasta, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Batiwakkal. Gamalis berharap alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari korporasi swasta dapat diarahkan untuk mendukung pengembangan seni, budaya, dan pariwisata daerah.

“Harapannya mudah-mudahan kawan-kawan dari kolaborator yang ada di pihak swasta maupun pihak luar dapat memberikan dukungan. Khususnya swasta yang ada di Kabupaten Berau, dari sisi seni harus memberikan bantuan, kan CSR-nya masih ada. Kita berharap CSR perusahaan bisa mengalir ke arah situ,” imbuhnya.

Pemerintah daerah berharap kreativitas dan inovasi pengurus manajemen Maratua Jazz tidak surut akibat kendala anggaran. Di sisi lain, Gamalis juga menitipkan pesan khusus agar para artis pengisi acara kelak dapat lebih membaur serta akrab dengan generasi muda lokal Berau.

Melalui strategi kolaborasi lintas batas, optimalisasi dana CSR swasta, serta kepastian dukungan regulasi dari pemerintah, Maratua Jazz diharapkan terus menjadi ikon pariwisata dan seni budaya unggulan Kabupaten Berau di kancah nasional maupun global.

(adv/pem26*/ton/hel)


			

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.