Harga Ayam Potong Rp 35 Ribu per kilogram

oleh -2,246 views
Penjual ayam potong di pasar SAD. (Dok)

APA sih yang ngak naik ? itulah yang sering kita dengar di masyarakat. Seperti harga ayam broiler atau kita sehari hari menyebutnya dengan ayam potong. Saat ini ayam potong terus merangkak naik. Sekitar dua minggu lalu sempat kisaran Rp 22 ribu, 24 ribu hingga 26 ribu, bikin tersenyum emak emak..
Sekarang senyum emak berkurang lantaran harga mencapai RP 35 ribu per kg

Disebutkan Saidinur UPTD Pasar Adji Dilayas melalui staf TU nya Ary Sandi. Bahwa harga ayam terus naik di Pasar Induk Sanggam Adji Dilayas Gunung Tabur.
Kondisi perdagangan ayam potong di pasar SAD masih seperti biasa, tak terlihat sepi.

Begitu pula dengan keterangan Mawi lapak ayam Lazahra di jalan Mangga III dan Sirajuddin lapak ayam di jalan Ki Hajar Dewantara Tanjung Redeb.
Pembelian konsumen masih stabil, belum terlihat pengaruh pedagang ayam ‘kesepian’ dengan lonjakan harga. Rata rata pedagang ini juga memiliki pelanggan baik itu di warung, rumah makan atau penjual makanan keliling.

“Rame aja pembeli ayam, meski tiga puluh lima ribu perkilo,” kata Sirajuddin. Disebutkan harga yang diambilnya sudah tinggi, sehingga harga jualnyapun mengikuti.

Kenaikan harga ayam potong ini, sebelum kenaikan harga BBM, lantaran produksi ayam kurang dan pakan ternak naik. Inilah yang menjadi pemicu nya, cerita penjual ayam sirajuddin.

BERAS, BAMER, BAPUT DAN TEMANNYA JUGA NAIK

Apalagi sih yang naik, selain ayam potong? Dari data Diskoperindag di UPTD Pasar SAD ayam kampung juga, naik Rp 5 ribu rupiah, semula Rp 65 ribu menjadi Rp 70 ribu perkg nya, daging sapi Rp 140 ribu, ada juga yang jual Rp 150 ribu, Beras merk Dadu 20 kg Rp 250 ribu, telur ayam Rp 62 ribu hingga Rp 65 ribu, cabe merah besar Rp 65 – 70 ribu, cabe tiung Rp 70-80 ribu, cabe rawit Rp 100 ribu, cabe rawi, bawang merah (bamer) Rp 35 Ribu, Bawang putih (baput) Rp 25 – 28 ribu.

Harga Ikan masih bertahan, tidak mengalami kenaikan pada data harga di UPTD Pasar SAD Diskoperindag Berau. Ikan Kembung Rp Rp40-45 ribu, ikan Mas Rp 45 ribu, Tongkol Rp 25 ribu Bandeng Rp 30 ribu dan layang Rp ribu.

Sementara penjualan di lapak atau warung di Tanjung Redeb sedikit berbeda, selisih lima ribu rupiah, semisal seperti bamer Rp 40 ribu dan baput Rp 25- 30 ribu begitu pula harga ikan.

Menurut Isna ibu rumah tangga yang berdomisili di Tanjung Redeb, terkecuali ingin membeli dalam jumlah banyak, maka pilihannya berbelanja ke pasar SAD. Namun jika hanya membeli dengan jumlah sedikit, cukup berbelanja di Tanjung Redeb saja. (helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.