Penertiban PKL Tepian Kalimarau Harus Diimbangi dengan Relokasi yang Manusiawi

oleh -1,184 views
Agus Uriansyah

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tepian Kalimarau, Kabupaten Berau, dinilai berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan serta ketertiban lalu lintas. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menegaskan pentingnya langkah penertiban yang dibarengi dengan solusi relokasi.

Ditemui belum lama ini, Agus menyampaikan bahwa penanganan PKL di area tersebut harus melibatkan berbagai pihak, termasuk kecamatan, OPD terkait, otoritas bandara, serta pemangku kepentingan lainnya agar menghasilkan keputusan yang menyeluruh dan adil.

“Ini bukan hanya soal ketertiban, tapi juga keamanan. Lokasinya sangat dekat dengan landasan udara. Harus dilihat apakah aktivitas PKL di sana bisa mengganggu proses pendaratan pesawat. Kita tidak bisa tutup mata,” ujarnya.

Agus menyebut telah menerima aspirasi dari para pedagang melalui koordinator PKL. Ia pun sudah berkomunikasi dengan Camat Teluk Bayur untuk memastikan seluruh pihak yang berkaitan dilibatkan, termasuk dalam memberikan pemahaman kepada para pedagang.

“Pemerintah juga harus melihat dari dua sisi. Tidak bisa hanya memaksakan kehendak penertiban tanpa menyodorkan alternatif. Kita juga tidak ingin penataan justru mematikan mata pencaharian warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika parkir kendaraan dan bangunan tenda PKL meluber hingga ke badan jalan, hal tersebut tentu mengganggu estetika dan arus lalu lintas di sekitar kawasan bandara.

“Pemerintah daerah harus bisa mencarikan lokasi alternatif yang layak dan strategis. Jangan sampai relokasi hanya memindahkan masalah,” tegasnya.

Agus menilai, PKL adalah bagian dari ekosistem ekonomi kerakyatan yang tidak boleh serta-merta dihapuskan. Justru mereka perlu didukung dengan tempat yang sesuai agar tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Pemkab Berau pasti tidak akan mengambil keputusan sepihak yang merugikan masyarakat. Tapi para PKL juga harus sadar bahwa keselamatan dan kenyamanan bersama adalah hal yang utama,” pungkasnya.

(adv/dprd25/ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.