Dokter dari Program Nusantara Sehat Siap Bertugas di Puskesmas Tepian Buah

oleh -552 views

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Setelah empat bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Tepian Buah di Kecamatan Segah akhirnya akan segera kembali memiliki dokter. Mulai 1 Agustus 2025, Kementerian Kesehatan RI melalui Program Nusantara Sehat akan menugaskan dokter umum dan tenaga gizi untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya menutupi kekosongan dokter di Tepian Buah sejak lama, salah satunya dengan melakukan pergeseran tenaga dari fasilitas kesehatan lain. Namun, keterbatasan jumlah dokter di seluruh wilayah membuat langkah tersebut hanya bersifat sementara.

“Dokter sempat kami rolling dari kota, tapi sifatnya sementara karena mereka juga ikut seleksi CPNS dan sedang menjalani pelatihan dasar,” kata Lamlay, Selasa (5/8/2025).

Lamlay menambahkan bahwa kondisi kekurangan dokter tidak hanya terjadi di Tepian Buah, melainkan juga di beberapa puskesmas lainnya. Bahkan, sebagian fasilitas kesehatan hanya memiliki satu atau dua dokter untuk melayani seluruh masyarakat di wilayahnya.

Upaya untuk mendapatkan tenaga medis tambahan juga telah dilakukan melalui pengajuan ke Program Nusantara Sehat dari Kemenkes RI. Namun, sempat terjadi kendala teknis karena dalam sistem Kementerian, Puskesmas Tepian Buah masih tercatat memiliki dokter, sehingga belum masuk daftar prioritas penerima tenaga bantuan.

“Dalam sistem pusat, datanya masih terbaca ada dokter, padahal secara faktual sudah kosong. Akibatnya, proses penugasan sempat tertunda,” jelasnya.

Beruntung, surat tugas dari Kementerian Kesehatan akhirnya keluar, dan per 1 Agustus 2025, seorang dokter dan tenaga gizi akan resmi ditugaskan ke Puskesmas Tepian Buah.

Menurut Lamlay, kekurangan tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil, masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah daerah. Rendahnya minat tenaga medis untuk ditempatkan di wilayah pedalaman membuat distribusi SDM tidak merata.

“Persediaan tenaga dokter memang belum memadai. Tapi alhamdulillah, melalui penerimaan CPNS dan penugasan pusat, perlahan-lahan kebutuhan mulai terpenuhi,” ujarnya.

Lamlay menegaskan, Dinkes Kabupaten Berau akan terus berupaya maksimal agar pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas berjalan optimal, meski di tengah keterbatasan yang ada.

(ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.