Sekda Berau Ikuti Retret Sinkronisasi di IPDN, Bawa Misi Penting Untuk Kabupaten Berau

oleh -680 views
RETRET ini dikemas dalam format rapat koordinasi yang bersifat dialogis, diselenggarakan untuk menghadapi tantangan implementasi program pusat di daerah yang semakin kompleks. foto dok

JATINAGOR, DIMENSINEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, bersama Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Renny Triariani, tengah mengikuti Retret Sekretaris Daerah se-Indonesia. Acara ini merupakan Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan antara Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

Kegiatan penting yang diikuti oleh total 1.104 peserta dari seluruh Sekda dan Kepala Bappeda/Bapelitbang se-Indonesia ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 26 hingga 29 Oktober 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

Mengawal Usulan Program 2026

Dalam kesempatan ini, Sekda Muhammad Said membawa misi penting untuk Pemerintah Kabupaten Berau, yaitu menyampaikan usulan program dan kegiatan daerah untuk Tahun Anggaran 2026 kepada 16 Kementerian/LPNK.

Kementerian yang menjadi sasaran sinkronisasi program ini mencakup sektor-sektor kunci, mulai dari Pendidikan, Lingkungan Hidup, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perhubungan, hingga Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ekonomi Kreatif, dan Pariwisata.

RETRET diikuti oleh total 1.104 peserta dari seluruh Sekda dan Kepala Bappeda/Bapelitbang se-Indonesia ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 26 hingga 29 Oktober 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor. Tampak Sekda Muhammad Said depan sebelah kanan. foto dok

Selain fokus pada sinkronisasi program, rapat koordinasi ini juga membahas mengenai:

Kebutuhan Minimum Anggaran Belanja Tahun 2026 pasca kebijakan pengalihan Transfer ke Daerah (TKD).

Masukan bagi Kementerian Keuangan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.

Tantangan Berat dan Format Dialogis

Sekda Muhammad Said menjelaskan bahwa retret ini dikemas dalam format rapat koordinasi yang bersifat dialogis, diselenggarakan untuk menghadapi tantangan implementasi program pusat di daerah yang semakin kompleks.

“Retret Sekda ini dibuat dalam format rapat koordinasi yang lebih dialogis karena tantangan ke depan semakin berat,” ujar Sekda Said. Ia menambahkan, penyesuaian anggaran daerah harus dilakukan mengingat adanya kebijakan efisiensi dan pemangkasan TKD, di samping kewajiban implementasi program prioritas nasional seperti MBG (Membangun Desa), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.

Keikutsertaan Sekda Berau ini diharapkan dapat memastikan bahwa program-program strategis Kabupaten Berau dapat selaras dan memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2026.

(adv/pem25*/pro/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.