Gebrak Pasar! Teluk Sulaiman Biduk-Biduk Pacu Produksi Ikan Asap Tongkol, Disperik Berau Turun Tangan Tingkatkan Kualitas

oleh -314 views
IKAN asap tongkol yagn selama ini diproduksi kampung Teluk Sulaiman BidukBiduk, akan ditingkatkan lagi kualitas dan pengemasannya. foto dok Dinas Perikanan Berau

BIDUK-BIDUK, DIMENSINEWS — Potensi laut Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, yang dikenal melimpah ruah, kini diarahkan untuk menghasilkan produk unggulan bernilai jual tinggi. Fokusnya adalah ikan tongkol asap, di mana Dinas Perikanan (Disperik) Berau baru-baru ini memperkuat pendampingan pengolahan bagi masyarakat setempat.

Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan oleh Bidang Penguatan dan Daya Saing Produk Perikanan pada Kamis (30/10/2025) ini disambut antusias oleh warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

PENDAMPINGAN Dinas Perikanan kepada masyarakat di Kampung Teluk Sulaiman BidukBiduk. foto Dinas Perikanan Berau


Tongkol Melimpah, Mutu Harus Terjaga
Kepala Bidang Penguatan dan Daya Saing Produk Perikanan Disperik Berau, Dewi Rosita, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat pesisir di bidang pengolahan perikanan.

“Produksi ikan tongkol di Teluk Sulaiman saat ini sangat melimpah. Tujuan kami adalah agar kelimpahan ini tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi produk olahan berkualitas yang memiliki daya saing,” ujar Dewi Rosita.

Meskipun pengolahan ikan asap sudah menjadi tradisi di Teluk Sulaiman, pendampingan dari dinas perikanan menjadi krusial untuk meningkatkan standarisasi dan kualitas produk.

Kendala Teratasi, Siap Tembus Tanjung Redeb
Kegiatan produksi ikan asap ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan dan hibah alat pengasapan yang pernah diberikan pada tahun 2024. Setelah sempat terhenti, produksi kembali diaktifkan melalui pendampingan dari fasilitator SIGAP, serta sinergi antara Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan Dinas Perikanan.
Dari evaluasi yang dilakukan, terdapat beberapa tantangan yang kini menjadi fokus Disperik untuk diatasi:
1. Sarana dan Prasarana (Sapras): Kebutuhan alat vital seperti freezer, etalase kaca, kemasan, dan vacuum sealer masih terbatas.
2. Sertifikasi Keamanan Pangan: Produk harus segera memenuhi sertifikat penting seperti Halal dan Produk Segar Asal Ikan (PSAI) untuk legalitas dan kepercayaan konsumen.
3. Kualitas dan Pengemasan: Peningkatan kualitas produk dan daya tarik kemasan terus dioptimalkan agar siap bersaing di pasar modern.

Dari Oleh-Oleh Turis Menuju Bisnis Komersial
Sebelum adanya intervensi ini, ikan asap tongkol Teluk Sulaiman hanya diproduksi sebatas untuk memenuhi kebutuhan lokal atau menjadi oleh-oleh bagi turis atau warga yang berlibur ke Biduk-Biduk, ataupun untuk kebutuhan pamerah produk.

Kini, dengan pendampingan intensif dan pemenuhan sertifikasi, warga bersama Dinas Perikanan bertekad untuk mengubah skala produksi menjadi usaha komersial yang produknya dapat didistribusikan secara luas hingga ke ibu kota kabupaten, Tanjung Redeb. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga nelayan di Teluk Sulaiman secara signifikan.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.