‘Bromo’ Versi Segah Segera Diverifikasi: Disbudpar Berau Bergerak Akan Tinjau Gunung Mincau Tepian Buah

oleh -256 views

SEGAH, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan potensi ekowisata lokal. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau merespon positif paparan dari Kepala Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, mengenai keberadaan objek wisata alam yang digadang-gadang sebagai “Bromo” versi Segah, yakni Gunung Mincau.

Kepala Disbudpar Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, menyambut baik potensi wisata alam di Kampung Tepian Buah, yang juga mencakup Air Terjun Tambalang.

“Oh bagus sekali Gunung Mincau. Dalam waktu dekat, teman-teman dari Bidang Destinasi Wisata akan berkunjung ke Tepian Buah, melihat terlebih dahulu lokasinya,” ungkap Ilyas pada Minggu (2/11/2025).

Ilyas menambahkan, untuk Air Terjun Tambalang, Disbudpar telah lama memberikan bantuan, dan wisata ini telah berkembang. Sementara untuk Gunung Mincau, dukungan dan tinjauan akan segera dilakukan sebagai tahap awal dukungan penuh dari dinas.

Surga Tersembunyi Berau: Menantang Popularitas Bromo
Sebelumnya, dilaporkan bahwa Kampung Tepian Buah memang menyimpan permata ekowisata yang luar biasa. Kepala Kampung (Kakam) Tepian Buah, Surya Emi Susianthi (akrab disapa Emi), bersama warganya bersemangat mengembangkan potensi tersebut.

“Kampung kami ini dianugerahi keindahan alam yang luar biasa. Kami memiliki Air Terjun Tambalang yang airnya jernih dan menyegarkan, serta Gunung Mincau Segah dengan pemandangan yang sangat indah. Banyak yang bilang, pemandangan di sini tidak kalah dengan Gunung Bromo, terutama saat matahari terbit dan terbenam,” ungkap Emi (29/10/2025).

Didukung Kampung Mandiri dan BUMK Kuat
Visi besar ini didukung oleh kekuatan finansial kampung yang mandiri. Meskipun masih menghadapi tantangan infrastruktur dasar (seperti jalan setapak menuju air terjun dan tempat istirahat), Kampung Tepian Buah telah menyandang status Kampung Mandiri.

Kekuatan ekonomi desa terletak pada Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang produktif, yang pernah menyetor Pendapatan Asli Kampung (PAK) hingga Rp120 Juta. Lima unit usaha produktif BUMK meliputi: kebun sawit, Pasar Kampung, Angkutan CPO, Wisata Air Terjun, dan Air Bersih Lalut Sawa.

Strategi Promosi dan Tantangan SDM Lokal
Sekretaris Kampung (Sekkam), Talan, menambahkan bahwa selain pembenahan infrastruktur, mereka juga fokus memperkuat layanan melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Namun, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Untuk mengatasi keterbatasan promosi, Talan mengungkapkan rencana kolaborasi cerdas: “Promosi yang efektif menjadi kunci untuk menarik wisatawan, yang rencananya akan kami lakukan melalui kolaborasi dengan konten kreator, yakni pemuda-pemuda Kampung Tepian Buah sendiri.”

Tak hanya alam, Tepian Buah juga menawarkan daya Tarik, budaya dengan kerajinan tangan khas suku Dayak, serta aneka kuliner lokal yang dikelola oleh Ibu-Ibu PKK.

“Kami jamin, pengalaman yang Anda dapatkan akan sangat berkesan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan menghormati adat istiadat setempat,” pungkas Talan, optimistis bahwa dengan potensi alam yang luar biasa dan semangat gotong royong masyarakat, Kampung Tepian Buah siap menjadi destinasi unggulan Kalimantan Timur.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.