Jurus Berau Kembangkan Cokelat Unggulan: Gandeng Puslitkoka Jember, UMKM Lokal Dipersiapkan Tembus Pasar Nasional

oleh -284 views
Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Berau, Eva Yunita. foto Toni Arman, Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), mengambil langkah maju untuk memacu produk cokelat lokal agar dapat bersaing dan menembus pasar yang lebih luas. Langkah strategis ini dikukuhkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Berau, Eva Yunita, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari program yang sempat tertunda dan kini menjadi prioritas utama.

“Cokelat ini merupakan produk unggulan kita, jadi memang seharusnya kita kembangkan,” ujar Eva, usai acara Temu IKM/UMKM di Tepian Segah Jumat (31/10/2025) lalu.

Eva Yunita menjelaskan, dasar dari pengembangan ini adalah Surat Keputusan (SK) Bupati yang telah menetapkan jagung, kelapa dalam, dan cokelat sebagai produk unggulan daerah Kabupaten Berau.

Penetapan ini menuntut sinergi dari seluruh pihak terkait untuk mendukung rantai pasok dari hulu hingga hilir.
“Sehingga seluruh kegiatan ketahanan di berbagai instansi terkait, mulai dari hulunya seperti Dinas Perkebunan dan bagaimana peran swasta dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di Kabupaten Berau diharapkan dapat mensupport,” jelasnya.

Dorong Inovasi dan Kapasitas UMKM
Diskoperindag menaruh harapan besar pada kerja sama dengan Puslitkoka Jember. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong inovasi produk dan secara langsung membantu para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Berau.

Tujuan akhirnya jelas, yaitu agar produk cokelat olahan UMKM lokal memiliki kualitas dan daya saing yang memadai untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan produk unggulan daerah dan memberdayakan UMKM serta petani kakao lokal,” pungkas Eva, menandaskan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan ekonomi kerakyatan.

(adv/kom25/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.