Mantan Ketua DPRD Berau Soroti Maratua: Abrasi dan Sinyal Lemah Ancam Wisata Unggulan

oleh -197 views
PANTAI Maratua

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, Madri Pani, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Berau segera bertindak mengatasi dua masalah krusial di Pulau Maratua. Ancaman abrasi yang menggerus pantai dan infrastruktur jaringan komunikasi yang sangat lemah. Maratua, yang merupakan destinasi wisata unggulan, dinilai terancam kehilangan potensi ekonominya jika masalah ini tidak direspons cepat.

Madri Pani menyoroti bahwa abrasi telah menjadi ancaman serius, dengan bibir pantai terus tergerus di beberapa kampung setiap tahun. Kondisi ini sangat meresahkan karena lokasi yang tergerus mencakup area wisata sekaligus tempat UMKM lokal beroperasi.

“Salah satu solusinya pemerintah bisa membuat pemecah ombak. Akan sangat disayangkan kalau keindahan pantai di Pulau Maratua ini hilang karena abrasi. UMKM di sepanjang pantai juga bisa tergeser,” ujar Madri Pani kepada Dimensinews.id beberapa waktu lalu.
Menurutnya, Pemda Berau wajib merespon cepat kondisi ini demi mempertahankan daya tarik alam dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Jaringan Komunikasi Krusial tapi Kualitas Buruk
Selain abrasi, masalah konektivitas jaringan komunikasi juga menjadi perhatian utama. Madri Pani menyebut bahwa kualitas sinyal di Maratua masih sangat lemah dan hanya mengandalkan pantulan dari Tanjung Batu.

“Pemerintah seharusnya jemput bola untuk meminta pembangunan tower jaringan, bukan hanya mengandalkan sinyal dari Tanjung Batu. Kalau wisatawan ramai, jaringan langsung down,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa jaringan kuat bukan hanya vital untuk komunikasi darurat, tetapi juga sebagai alat promosi yang efektif. “Jaringan kuat penting, agar wisatawan bisa mempromosikan Maratua lewat media sosial,” tambahnya.

Keterbatasan sinyal ini turut berdampak pada sektor-sektor non-pariwisata. Konektivitas yang buruk menyulitkan proses belajar anak-anak di sektor pendidikan dan menghambat pemerintahan kampung dalam melakukan pelaporan administrasi publik di era serba digital.

Madri Pani menyampaikan harapannya agar pemerintah menunjukkan perhatian yang lebih besar kepada masyarakat di Pulau Maratua.
“Masyarakat di sini luar biasa. Dengan segala keterbatasan, mereka tetap menjaga potensi wisatanya. Sudah seharusnya pemerintah lebih memerhatikan masyarakat Pulau Maratua,” pungkas Madri, menekankan bahwa dukungan infrastruktur yang memadai adalah bentuk apresiasi atas upaya masyarakat setempat.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.