Dinsos Kaltim Dorong Akurasi Data Lewat Penandaan Rumah Warga Miskin

oleh -823 views
Achmad Rasyidi

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Sosial Kaltim bakal melakukan penandaan rumah warga miskin untuk memastikan data bantuan sosial tepat sasaran.

Kebijakan ini dinilai penting karena masih ditemukan penerima bantuan yang tidak sesuai dengan kategori kemiskinan.

Di Kaltim, jumlah warga miskin tercatat sekitar 120 ribu orang. Angka tersebut mencakup penerima PKH maupun BPNT yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2. Penandaan ini dianggap menjadi cara cepat untuk melihat kondisi warga yang berhak.

Achmad Rasyidi, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim menyebut bahwa upaya pemasangan stiker sebenarnya pernah dilaksanakan pada 2019 hingga 2020.

Saat itu, langkah tersebut dinilai efektif menurunkan angka ketidaktepatan data penerima bantuan. Penandaan membuat warga yang tidak masuk kategori miskin lebih terbuka untuk menyatakan diri mampu.

“Dinsos Kaltim juga pernah mencetak ribuan stiker dan menyerahkannya kepada kabupaten dan kota,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Samarinda, Sabtu (15/11/2026?.

Lantaran pemerintah daerah dianggap lebih memahami kondisi warganya sehingga proses verifikasi menjadi lebih akurat.

Selain itu, pendamping PKH juga menjalankan kegiatan pendataan rutin. Namun, penandaan rumah melalui stiker diyakini memberi dorongan tambahan agar warga lebih jujur mengenai status ekonominya.

Beberapa daerah telah menerapkan metode berbeda. Di Balikpapan, misalnya, penandaan menggunakan pilox justru lebih mengena karena memudahkan petugas melihat mana rumah yang perlu diverifikasi.

Pendataan nantinya dilakukan secara berkelanjutan. Warga yang menolak dipasangi stiker akan dianggap mampu dan diminta keluar dari daftar penerima bantuan.

“Kalau dia orang miskin harus masuk desil 1 dan 2,” pungkasnya. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.