Dispora Kaltim Pasang Target Tiga Besar Nasional, Fokus Anggaran Mepet ke Cabor Emas Potensial, Bela Diri Jadi Jagoan Utama

oleh -91 views
Muhammd Faisal

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Ambisi besar kini tengah dicanangkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim). Tak tanggung-tanggung, provinsi berjuluk Bumi Etam ini memasang target masuk dalam tiga besar ajang olahraga nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Target ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, setelah menghadiri pembukaan Kejuaraan Tenis ASA Cup 2025 di Lapangan Tenis Gelora Segiri Samarinda, pada Jumat (14/11/2025). Faisal menekankan bahwa untuk mencapai posisi bergengsi tersebut, strategi yang sangat tepat diperlukan.

“Kita perlu strategi yang tepat. Fokus pada cabang olahraga (cabor) yang benar-benar berpotensi menyumbang medali menjadi sangat penting,” kata Faisal kepada awak media.

Sebagai langkah awal yang serius, Faisal mengungkapkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan segera menggelar Forum Group Discussion (FGD). Diskusi komprehensif ini bertujuan untuk membedah dan merumuskan strategi matang yang bisa membawa nama Kaltim melesat ke posisi tiga besar nasional.

Menurutnya, meski waktu persiapan menuju PON 2028 masih terasa panjang, perencanaan harus dilakukan sedini mungkin. Apalagi, Dispora Kaltim juga telah mencatatkan hasil positif dari pembinaan atlet pelajar.

“Alhamdulillah, setelah training center intensif, kita berhasil masuk 10 besar di Popnas dan bahkan meraih posisi 6 besar nasional di Peparnas Pelajar. Itu capaian yang membanggakan dan menjadi modal,” tuturnya dengan antusias.

Anggaran Terbatas, Cabor Perorangan dan Bela Diri Jadi Prioritas. Namun, di balik ambisi besar tersebut, Faisal secara terbuka mengakui adanya tantangan utama, yaitu keterbatasan anggaran daerah. Kondisi ini menuntut Dispora Kaltim harus lebih selektif dan pintar dalam mengalokasikan dana pembinaan.

“Dengan anggaran yang terbatas, kita harus lebih selektif. Fokus menurut saya harus pada cabor perorangan seperti renang, atletik, dan dansa yang peluang medalinya besar,” jelas Faisal.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti satu kekuatan utama yang dimiliki Kaltim: cabang olahraga bela diri. Berdasarkan data statistik, dominasi atlet Kaltim di cabor bela diri sangat mencolok.

“Statistik menunjukkan kita sangat kuat di bela diri. 60 hingga 70 persen medali emas Kaltim pada berbagai kejuaraan bersumber dari cabor ini. Atlet kita bahkan mampu tampil sangat baik di level nasional,” tambahnya.

Oleh karena itu, Faisal menilai pembinaan di sektor bela diri perlu diperkuat dengan pola yang lebih intensif dan terstruktur.

“Kita harus memperkuat pola pembinaan agar para atlet bisa berkembang lebih baik dan mampu meraih emas pada PON 2028,” tegasnya.

Saat ini, seluruh cabor di Kaltim sedang berjibaku dalam proses kualifikasi untuk menentukan atlet terbaik yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Hasil dari Porprov ini diprediksi akan menjadi cerminan kekuatan Bumi Etam menuju panggung nasional PON 2028.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.