Dispora Kaltim Perkuat Kapasitas Digital Pemuda Lewat Pelatihan Konten di SMA Negeri 16 Samarinda

oleh -256 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Upaya meningkatkan keterampilan digital generasi muda kembali diperkuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melalui Pelatihan Kecakapan Hidup berbasis Konten Digital yang digelar di SMA Negeri 16 Samarinda.

Kegiatan yang diikuti 50 peserta ini menghadirkan materi pembuatan konten, literasi digital, keamanan informasi, hingga pemanfaatan platform digital untuk pengembangan diri dan aktivitas kepemudaan. Analis Kebijakan Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menegaskan pentingnya pendampingan bagi pemuda.

“Pemuda merupakan harapan bangsa yang harus dikawal dan terus dikembangkan kapasitasnya,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Dispora Kaltim menyebutkan bahwa pelatihan tersebut sejalan dengan program unggulan Jospol, khususnya poin yang mendorong ekonomi inklusif berbasis ekonomi kreatif dan digital. Rusmulyadi menjelaskan bahwa peningkatan kemampuan produksi konten dapat membuka peluang ekonomi baru bagi pemuda serta memperluas ruang kreatif dalam ekosistem digital yang berkembang pesat.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka sepenuhnya untuk peserta.

“Inisiatif ini juga mendukung semangat Gratispol, karena dilakukan tanpa biaya dari peserta,” jelasnya.

Menurut Rusmulyadi, pemerataan akses menjadi komitmen utama Dispora Kaltim. Pelatihan tidak hanya digelar di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah terpencil.

“Terakhir kami ke pedalaman Mahulu. Kepala sukunya sampai menangis karena belum pernah disentuh pelatihan kecakapan hidup untuk pemuda di sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemuda harus memperoleh kesempatan setara.

“Semua pemuda harus merasakan hal yang sama, punya soft skill yang sama,” sebutnya.

Dispora Kaltim optimistis kegiatan ini akan melahirkan lebih banyak talenta digital dari berbagai wilayah.

“Jangan heran nanti kalau kita punya konten kreator anak Mahulu asli yang bisa mempromosikan budaya Mahulu. Itu bentuk kecerdasan pemuda,” terang Rusmulyadi.

Pelatihan ini sekaligus menutup capaian target tahunan pengembangan pemuda Dispora Kaltim, yang tahun ini telah menyentuh 2.300 peserta. Dengan meningkatnya literasi dan kecakapan digital, pemuda Kaltim diharapkan mampu terlibat aktif dalam pembangunan daerah, menghadirkan konten positif, serta berkontribusi melawan disinformasi. Program ini menunjukkan bahwa Jospol dan Gratispol telah hadir dalam bentuk kegiatan nyata bagi seluruh pemuda Kaltim.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.