IPM Kaltim 2025 Naik Jadi 79,39, Tertinggi di Pulau Kalimantan

oleh -123 views
Yusniar Juliana

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Provinsi Kalimantan Timur kembali mencatat peningkatan kinerja pembangunan manusia pada 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim mencapai 79,39, naik 0,60 poin atau 0,76% dibandingkan 2024. Capaian ini mengukuhkan posisi Kaltim sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di Pulau Kalimantan.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menegaskan tren positif ini konsisten selama lima tahun terakhir.
“Selama 2020–2025, IPM Kalimantan Timur rata-rata meningkat sebesar 0,89% per tahun,” ujarnya dalam rilis resmi, Rabu (12/11/2025).

Kenaikan IPM 2025 ditopang oleh perbaikan pada tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Pada dimensi kesehatan, umur harapan hidup (UHH) bayi yang lahir pada 2025 tercatat 75,28 tahun, bertambah 0,34 tahun dari tahun sebelumnya. Pada indikator pendidikan, BPS mencatat:

  • Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 14,04 tahun.
  • Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik menjadi 10,10 tahun, atau bertambah 0,08 tahun dibanding 2024.

Sementara pada dimensi ekonomi, pengeluaran riil per kapita mencapai Rp14,25 juta per tahun, tumbuh 3,34% atau meningkat Rp461.000.

Beberapa indikator bahkan menunjukkan akselerasi. UHH tumbuh 0,45%, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 0,29%, sementara RLS meningkat 0,80%, melampaui capaian 2024 sebesar 0,30%.

Meski secara umum meningkat, BPS mencatat perlambatan pada pertumbuhan pengeluaran riil per kapita, yang turun dari 4,48% pada 2024 menjadi 3,34%. Selain itu, ketimpangan antarwilayah masih terlihat.

Sejak 2023, seluruh kabupaten di Kaltim sudah berstatus “tinggi”, sedangkan tiga kota—Samarinda, Balikpapan, dan Bontang—kembali meraih predikat “sangat tinggi” dengan IPM di atas 80.

Peringkat tertinggi ditempati:

  • Samarinda: 83,53
  • Balikpapan: 83,23
  • Bontang: 83,04

Di sisi lain, Mahakam Ulu masih berada di posisi terbawah dengan IPM 71,53, meski pertumbuhannya paling tinggi, yakni 1,05%. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat kenaikan yang cukup menonjol, naik 1,17% menjadi 75,82.

Secara regional, Kaltim mempertahankan posisi pertama di antara lima provinsi di Kalimantan. IPM provinsi tetangga tercatat:

  • Kalsel: 76,10
  • Kalteng: 74,86
  • Kaltara: 74,04
  • Kalbar: 72,09

IPM Kaltim juga lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di 75,90, meski pertumbuhan nasional (1,17%) lebih cepat dibanding peningkatan Kaltim yang mencapai 0,76%.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.