Disdukcapil Pastikan Pertumbuhan Penduduk Kaltim Terkendali dan Stabil

oleh -115 views
Kasmawati

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan bahwa isu lonjakan drastis jumlah penduduk pasca penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak terbukti dalam data resmi.

Disdukcapil mencatat pertambahan penduduk Kaltim hingga saat ini masih stabil dan terkendali.

Kepala Disdukcapil Kaltim Kasmawati menjelaskan, data kependudukan resmi menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk berada dalam batas normal.

Sebagai perbandingan, data BPS menunjukkan jumlah penduduk Kaltim pada 2023 sebesar 3.909.740 jiwa, dan diproyeksikan menjadi 4.045.860 jiwa pada 2024.

“Berdasarkan data kependudukan yang resmi dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri untuk Kaltim, kami pastikan lonjakan penduduk itu tidak terlalu signifikan,” ungkap Kasmawati saat diwawancarai awak media di Samarinda, Senin (17/11/2025).

Ia menambahkan, pertambahan penduduk yang terjadi saat ini merupakan peningkatan wajar yang diakibatkan oleh faktor pindah datang maupun angka kelahiran.

Kasmawati menyebutkan peningkatan jumlah penduduk di Kaltim rata-rata hanya berkisar dua sampai lima persen saja per tahun. Persentase ini dianggap stabil dan menunjukkan pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas kependudukan.

Angka pertumbuhan di kisaran tersebut membuktikan bahwa perencanaan tata ruang dan layanan publik dapat dilakukan lebih akurat, tanpa perlu penyesuaian mendadak akibat lonjakan penduduk.

Meskipun angka kematian dan kelahiran tercatat setiap hari, Kasmawati menegaskan data pertumbuhan agregat penduduk Kaltim tetap terkendali dalam persentase yang rendah sejak beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa data ini adalah data resmi kependudukan yang digunakan sebagai acuan perencanaan pembangunan daerah. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh data kependudukan tercatat secara akuntabel.

Pemerintah pun, kata dia, terus memantau pergerakan dan pertumbuhan penduduk secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan perencanaan pembangunan infrastruktur dan layanan publik berjalan tepat sasaran di kawasan penyangga IKN.

“Rata-rata pertambahan penduduk kita hanya sekitar dua sampai lima persen saja,” tutupnya. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.