DPMPD Kaltim Perkuat Peran Desa Turunkan Stunting Lewat Program Parenting

oleh -142 views
Puguh Harjanto

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil peran dalam penurunan angka stunting.

Peran ini melalui berbagai kegiatan pembinaan di tingkat desa dan kelurahan, termasuk program parenting (pola asuh) untuk calon pengantin.

Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan program ini di beberapa wilayah.

Lokasi yang telah menjadi sasaran adalah Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur, dan beberapa daerah lainnya.

“Program parenting ini bertujuan untuk membekali masyarakat, khususnya calon pengantin, agar memiliki pemahaman yang baik dalam mencegah stunting sejak dini,” ujar Puguh di Samarinda, Selasa (18/11/2025).

Hal ini sejalan dengan strategi penanganan stunting yang ditekankan oleh pemerintah provinsi.

Menurut Puguh, DPMPD sangat mendukung strategi yang berfokus pada pemetaan lokasi (lokus) dan pemetaan indikator.

Strategi ini memungkinkan identifikasi area yang masih merah atau kuning (tinggi risiko), sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Peran DPMPD, lanjutnya, adalah memastikan pemerintahan desa dan masyarakat memahami peran mereka, meskipun tidak terlibat langsung dalam pemberian Makanan Tambahan (PMT). Fokus utama adalah pada desain pemberdayaan masyarakat.

Pemerintahan desa dan kelurahan diharapkan memahami indikator stunting dan mengetahui lokasi dengan kasus stunting tertinggi untuk ditekan melalui intervensi yang tepat.

Program ini telah berjalan seiring dengan program Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan (LKD). Ini termasuk penguatan peran Posyandu dan PKK.

“Nah di sini antar OPD bisa punya peran yang baik sekali. Contohnya kami mungkin tidak langsung pada kegiatan PMT-nya, tetapi kita pada desain bagaimana pemerintahan masyarakatnya, mereka bisa memahami perannya dengan baik,” jelasnya.

Sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. DPMPD terus berupaya menyelaraskan program kerjanya dengan upaya penurunan stunting di Kaltim.

“Kita selaras dengan program LKD, Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan. Jadi di sana ada Posyandu, ada PKK, dan juga lima segala-segala,” tutupnya. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.