DPPKUKM Kaltim Gencarkan Program ‘Jospol’ dan Pelatihan Terpadu, Angkat Ekonomi Kreatif Lokal

oleh -289 views
Heni Purwaningsih

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus melakukan pengembangan ekonomi kreatif dan digital melalui program Jospol.

Inisiatif ini bertujuan memberdayakan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan menggali potensi kearifan lokal.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kaltim, Heni Purwaningsih, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengangkat ekonomi kreatif sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat di masa depan. Fokus utamanya adalah pada kerajinan lokal dan para pelaku UKM.

“Bentuknya adalah kita menggali kearifan lokal, kerajinan-kerajinan lokal, dan juga para UKM pelaku kerajinan itu yang kita berdayakan,” ujar Heni di Samarinda, Selasa (18/11/2025).

Pemberdayaan yang dilakukan meliputi pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi promosi. Fasilitasi ini mencakup kegiatan misi dagang dan business matching dengan pasar baik di tingkat nasional maupun luar negeri.

DPPKUKM juga membangun Galeri UKM di Balikpapan dan Samarinda sebagai sarana pemasaran. Selain itu, pemberian bantuan peralatan juga dilakukan melalui proses seleksi dan kurasi ketat yang melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Kaltim.

“Kita juga memfasilitasi mereka dalam pemasaran dengan membangun galeri UKM kita di Balikpapan dan juga ada galeri di Samarinda,” tambahnya.

Untuk memperluas jangkauan pasar, Pemprov Kaltim menyediakan fasilitas Export Center di Balikpapan. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pelaku usaha menembus pasar ekspor untuk semua komoditi, termasuk kerajinan.

Selain itu, Program Kewirausahaan Terpadu (PKT) atau Kaltimpreneur telah memasuki tahap pendampingan. Para peserta telah melalui seleksi dan pelatihan. Sektor yang diangkat dalam PKT meliputi kuliner, ekonomi kreatif (ekraf) sablon, barbershop, hingga servis.

Jenis usaha yang dipilih berdasarkan masukan dari berbagai stakeholder yang melihat peluang usaha yang sedang tumbuh di Kaltim, khususnya untuk wirausaha pemula. Pendampingan ini akan berlangsung hingga Desember, sebelum para peserta menerima bantuan peralatan.

“Kami punya program kewirausahaan terpadu ini sudah sampai di tahapan pendampingan. Jadi mereka telah melalui tahapan seleksi dan juga sudah melalui proses pelatihan dan sudah selesai,” tegasnya. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.