Kenalkan Es Krim dan Dimsum Ikan Tenggiri untuk Calon Entrepreneur Muda

oleh -320 views
PELATIHAN membuat dimsum kaki naga dan es krim berbahan ikan tenggiri. foto Diskan Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS– Siapa sangka, ikan tenggiri bisa disulap menjadi es krim yang manis atau dimsum kaki naga yang gurih—seolah terbuat dari ayam! Inovasi kuliner inilah yang diangkat Dinas Perikanan Kabupaten Berau dalam pelatihan diversifikasi olahan perikanan.

Acara yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-21 ini, bertujuan mulia: menginspirasi siswa putri dan ibu-ibu pelaku UMKM untuk jadi wirausahawan pioneer di sektor pangan olahan. Pelatihan “anti-mainstream” keluar dari kebiasaan produk olahan perikanan pada umumnya, ini berlangsung pada Kamis,(20/11/2025), mulai pukul 14.00 WITA, di halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan siswa putri tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Berau dan sejumlah ibu-ibu UMKM. Mereka diajak langsung mempraktikkan pengolahan ikan tenggiri menjadi dua produk fancy berdaya jual tinggi:
1. Dimsum Kaki Naga berbahan dasar ikan tenggiri (rasa yang sering kali mengecoh, mirip seafood atau ayam).
2. Es Krim yang bahan utamanya adalah ikan tenggiri (menciptakan dessert unik dan bergizi).

Kepala Bidang Penguatan dan Daya Saing Produk Perikanan, Dewi Rosita, yang mewakili Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau Maulidiyah, menjelaskan filosofi di balik produk ini.

“Kami sengaja memilih produk yang tidak biasa seperti es krim ikan tenggiri untuk menunjukkan bahwa potensi ikan kita sangat luas. Ini adalah cara kami mengubah citra ikan yang kaku menjadi kuliner modern yang menarik bagi konsumen muda. Tujuannya jelas, untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi anak muda dan ibu-ibu sebagai entrepreneur baru,” kata Dewi Rosita.

Komitmen Mencetak Generasi Mandiri

Pelatihan ini adalah wujud komitmen Dinas Perikanan dalam mendukung tema besar Harkannas, yakni mencetak generasi yang sehat dan mandiri secara ekonomi melalui konsumsi dan pengolahan hasil perikanan.

Peserta diajarkan tuntas, mulai dari teknik pengolahan, tips andal menghilangkan bau amis ikan, hingga strategi pengemasan produk agar benar-benar siap dilempar ke pasar. Respon para siswi sangat antusias; banyak yang mengaku sudah mendapat ide bisnis baru yang siap dieksekusi.

Dinas Perikanan berharap, inovasi ini dapat mendorong sektor UMKM perikanan di Berau untuk lepas dari produk olahan tradisional. Tujuannya adalah menciptakan produk-produk baru yang mampu menembus pasar yang lebih luas, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Batiwakkal.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.