PJ Kakam Diharap Maksimalkan Potensi Emas dan Wisata

oleh -407 views
BUPATI Berau usai melantik PJ Kakam Long Suluy, Muhammad Ambi, dan PJ Kakam Biduk-Biduk, Ary Gunawan, di Gedung RPJPD Bapelitbang pada Kamis (20/11/2025). foto Kominfo Berau

BERAU, DIMENSINEWS– Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyoroti belum maksimalnya pengelolaan potensi ekonomi lokal di dua kampung, yakni Long Suluy dan Biduk-Biduk. Bupati meminta kedua Penjabat (PJ) Kepala Kampung yang baru dilantik untuk segera menggarap aset-aset pasif tersebut menjadi mesin penggerak ekonomi masyarakat.

Sorotan ini disampaikan Bupati saat melantik PJ Kakam Long Suluy, Muhammad Ambi, dan PJ Kakam Biduk-Biduk, Ary Gunawan, di Gedung RPJPD Bapelitbang pada Kamis (20/11/2025).

Long Suluy: Kekuatan SDA dan Budaya

Bupati menekankan bahwa Kampung Long Suluy, yang masih berstatus Kampung Berkembang, memiliki sederet kekuatan sumber daya alam (SDA).
“Long Suluy memiliki kekuatan di bidang pertanian, perkebunan, hingga aktivitas pertambangan emas tradisional di kawasan sungai. Kehidupan budaya masyarakat yang dekat dengan alam juga menjadi daya tarik tersendiri yang bisa dikembangkan,” ujar Bupati Sri Juniarsih Mas.

Ia menegaskan, potensi tersebut tidak boleh hanya berjalan biasa, tetapi harus mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Biduk-Biduk: Mandiri dengan Pariwisata dan Perikanan
Sementara itu, Kampung Biduk-Biduk yang telah menyandang status Kampung Mandiri, diunggulkan pada sektor perikanan dan pariwisata. Destinasi wisata di wilayah ini semakin dilirik wisatawan, seiring promosi dan perkembangan infrastruktur yang terus meningkat.
“Seluruh potensi ini harus terus dikembangkan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati berharap PJ Kakam yang baru mampu menangkap peluang ini dengan membangun kerja sama erat. Kolaborasi melibatkan perangkat kampung, lembaga masyarakat, hingga pendamping profesional.

Kolaborasi ini dinilai penting agar pengembangan potensi berjalan terarah dan memiliki dampak langsung pada ekonomi warga. Bupati berpesan agar pemerintah kampung dan masyarakat tidak hanya menjadi penonton di kampung sendiri.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi emas Long Suluy dan pesona wisata Biduk-Biduk diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di kampung dan mempercepat kesejahteraan.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.