Berau Serius Kembangkan Ekraf Fesyen: Pelatihan Menjahit Berkelas Hadirkan Desainer Ternama

oleh -445 views
UP GRADE Keterampilan penjahit lokal. pembukaan pelatihan menjahit, Bupati Berau bersama desainer Sonny Muchlison bersama Ketua Dekranasda Edy Suswanto dan peserta menjahit. foto Helda Mildiana Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau menunjukkan komitmen serius dalam mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf), khususnya subsektor fesyen. Upaya ini diwujudkan melalui pelatihan menjahit yang bertujuan untuk meng-upgrade keterampilan para penjahit lokal.
Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi pada Sabtu, (22/11/2025) di ruang Maratua lantai 3 Hotel Mercure, Jalan Murjani 2 Tanjung Redeb.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Forkopimda, Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), serta kalangan desainer, penjahit, pembatik, dan penenun lokal.

Peningkatan Kualitas Produk Lokal
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau, Brigjen Pol (purn) Edy Suswanto, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wadah penting untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha di bidang fesyen.

“Ini merupakan bentuk atau cara nyata untuk meningkatkan skill di bidang fesyen. Ekraf di bidang fesyen berfokus pada penciptaan dan pengembangan produk yang didorong oleh kreativitas dan kekayaan intelektual,” kata Edy Suswanto.

Lebih lanjut, Edy Suswanto menyampaikan rencana Dekranasda untuk terus menghidupkan ekosistem kreatif. Salah satunya dengan mengadakan “Lapau” (sebutan Banua untuk rumah) atau rumah kriya.

“Kita duplikasi seperti di kota-kota lain. Ada rumah atau Lapau kerajinan di Kampung atau Kecamatan yang bisa menjadi rujukan untuk belanja kerajinan, suvenir, atau produk UMKM kita,” jelasnya, merujuk pada pentingnya wadah fisik untuk menampung kreativitas dan penjualan produk para pengrajin dan pembatik Berau.

Desain Kekinian dan Standardisasi Kualitas
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang dikenal fashionable, sangat menekankan perlunya peningkatan kualitas jahitan. Ia meminta Diskoperindag dan Dekranasda Berau untuk terus meng-upgrade kemampuan para pengrajin agar produk Berau memiliki nilai jual yang tinggi.

“Sehingga nilai jahitan busana kita bernilai tinggi, dengan desain kekinian,” ungkap Sri Juniarsih Mas dengan penuh semangat.

Bupati juga menyinggung kondisi perbatikan Berau yang telah mumpuni, namun perlu ditunjang dengan kualitas penjahit dan desainer agar produk fesyen lokal semakin berkualitas.

Hadirkan Desainer Kondang dan Komitmen Jangka Panjang

Guna memastikan kualitas pelatihan, Dekranasda menghadirkan desainer kondang Indonesia, Sonny Muchlison Masich, M.Sn. Sonny merupakan desainer sekaligus Dosen Prodi Mode & Kriya Seni di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Bupati Sri Juniarsih Mas meminta peserta memanfaatkan waktu pembelajaran selama tiga hari ini dengan maksimal. Tidak hanya itu, ia juga menantang desainer Sonny Muchlison untuk memberikan tugas rumah (PR) kepada peserta.

“Pak desainer Sonny beri PR kepada peserta, dan kembali lagi ke Bumi Batiwakkal setelah 4 bulan, agar tidak terputus pembelajaran di bidang fesyen ini,” tegasnya, menunjukkan komitmen Pemkab Berau terhadap keberlanjutan proses upgrading skill.

Ketua Panitia Pelatihan Menjahit, Rita Noratni—yang juga Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag—memaparkan bahwa pelatihan menjahit merupakan rangkaian dari kegiatan Pesona Batik Berau Fest 2025. Pelatihan menjahit diikuti oleh 20 peserta dan akan berlangsung selama tiga hari penuh di bawah bimbingan desainer berpengalaman.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.