Kesbangpol Kaltim Dorong Pelajar MAN 2 Samarinda Jadi Generasi Demokratis dan Kritis

oleh -222 views
Fatimah Waty

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi pelajar, Kamis (20/11/2025). Bertempat di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN 2 Samarinda, kegiatan ini mengusung tema “Peserta Pendidikan Politik dan Penguatan Demokrasi: Bijak Berpendapat, Santun Berdemokrasi” dan diikuti ratusan siswa, siswi, serta guru pendamping.

Acara tersebut menjadi wadah dialog terbuka yang memperkenalkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Mewakili Kepala Kesbangpol Kaltim, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Fatimah Waty menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dipahami sebatas pencoblosan lima tahunan. Menurutnya, demokrasi merupakan budaya hidup yang menuntut masyarakat menjunjung toleransi, musyawarah, dan sikap saling menghargai.

“Demokrasi adalah gaya hidup yang mengajarkan kita tentang toleransi, musyawarah, menghargai perbedaan pendapat dan yang paling penting adalah bertanggung jawab atas pilihan kita,” tegas Fatimah.

Ia menyampaikan bahwa pelajar madrasah memiliki potensi besar sebagai generasi penerus yang menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ilmu agama dan wawasan umum yang mereka miliki diharapkan mampu membentuk karakter pelopor dalam memperkuat demokrasi di Kaltim.

Fatimah juga menekankan bahwa praktik demokrasi sejatinya sudah berlangsung di lingkungan sekolah, mulai dari pemilihan ketua OSIS, kegiatan ekstrakurikuler hingga dinamika diskusi di kelas. Menurutnya, ruang-ruang tersebut menjadi laboratorium awal untuk membentuk warga negara yang cerdas dan partisipatif.

Kesbangpol Kaltim berharap program sosialisasi ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam menentukan pilihan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mendorong persatuan, kedewasaan berpolitik, serta berperan aktif menangkal hoaks di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Tantangan ke depan semakin kompleks. Kita membutuhkan pemuda dan pemudi yang kritis, berakhlak mulia, dan siap memimpin dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

Untuk memperkaya pemahaman peserta, hadir pula Budiman, akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman sekaligus Wakil Ketua IV ADIPSI Periode 2024–2027. Kehadirannya memberikan sudut pandang lebih luas mengenai dinamika politik, demokrasi, dan perkembangan tata kelola pemerintahan di Indonesia.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.